Bekraf dan Pemkot Ambon Tandatangani PMK3I

Ambon- Badan Ekonomi Kreatif dan Pemerintah Kota Ambon melakukan penandatanganan Penilaian Mandiri Kabupaten dan Kota Kreatif hasil uji petik Ambon sebagai kota kreatif musik dan kuliner.

Penandatanganan hasil uji petik Penilaian Mandiri Kabupaten dan Kota Kreatif (PMK3I) dilakukan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy bersama Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santoso sungkari, Asesor PMK3I Arif Sugiono dan akademisi serta komunitas musik di Ambon, Maluku, Jumat (27/10).

Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Hari Santoso sungkari mengatakan, penandatangan PMK3I difokuskan pada penilaian mandiri kota kreatif. Salah satu sub sektor yang dilakukan adalah musik serta sub sektor lain yang juga memberikan dukungan yakni kuliner.

Menurut dia, Kota Ambon telah dikenal sebagai kota penghasil musisi, tetapi tugas bersa untuk menjadikan Ambon menjadi kota musik adalah peningkatan industri.

Hari mengakui, yang terpenting adalah “political will” yang telah dicanangkan oleh kepala daerah untuk mewujudkan Ambon menjadi kota musik dunia.

Setidaknya ada tiga sub sektor yang menjadi prioritas bekraf yakni film, aplikasi digital dan musik, jika ditunjang dengan dukungan pemerintah daerah pasti akan berjalan dengan baik.

Sementara itu, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Bekraf yang sangat tinggi bagi kota Ambon.

Menurut Walikota, perhatian Bekraf kepada Ambon sangat luar biasa, hal ini tidak boleh disia-siakan karena apa yang telah disiapkan ini akan bermuara bagi kesejahteraan masyarakat kota. DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *