Bupati SBB Imbau Semua Pihak Hindari Kekerasan Terhadap Anak.

Ambon-Gereja Protestan Maluku (GPM) merupakan institusi dan mitra Pemerintah yang terpanggil untuk memikul beban penanggulangan anak dan remaja bangsa Indonesia termasuk di Provinsi Maluku khususnya di Kabupaten Seram Bagian Barat, agar dapat terhindar dari berbagai malapetaka moral yang sedang melanda harkat dan martabat anak remaja khususnya dalam daerah pelayanan GPM.

Olehnya itu, GPM melalui Klasis Kairatu  melaksanakan kegiatan Baku Dapa Anak dan Remaja tingkat Klasis  pada Senin, (26/7) di Jemaat GPM Rumhkay dengan melibatkan anak remaja se-Klasis Kairatu.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetisi dalam bidang spiritualitas dan iptek bagi anak remaja dalam Tema “Beta Anak dan Remaja GPM Beriman, Cerdas dan Kreatif”.

Bupati, Seram Bagian Barat Yasin Payapo, dalam sambutan dibacakan Asisten I Setda SBB Paulus Pical mengatakan, kegiatan Baku Dapa Anak dan Remaja hendaknya di jadikan ajang untuk mengembangkan potensi Anak dan Remaja.

Bupati, berharap agar mengutamakan perkembangan anak karena dengan adanya kemajuan teknologi berdampak pada prilaku anak itu sendiri. Semua orang diminta untuk melindungi anak-anak dari tindakan kekerasan terutama tindak kekerasan seksual seperti yang marak terjadi saat ini.

Menuruntnya Saat ini banyak permasalahan dan kekerasan yang timbul dan sering menghantui kehidupan anak maupun kaum remaja dimana-mana, untuk itu tugas orang tua, pengasuh maupun guru, harus menjaga, membimbing dan melindungi serta mampu memberikan petuah yang baik kepada anak dan remaja, dengan menghindari pengaruh iptek yang buruk agar mereka bisa tumbuh dan menjadi anak yang dapat berkarya bagi Tuhan maupun diri mereka.

Bupati mengimbau Anak dan Remaja agar selalu mawas diri dan lebih memperkuat kembali Integritasnya sebagai anak-anak Tuhan, serta meningkatkan kualitas keimanannya, membangun kembali semangat hidup dalam damai, dapat memahami hidup keberagaman dan mencintai lingkungan di dalam bermasyarakat

Anak adalah anugrah pemberian Tuhan harus dilindungi dan dijaga oleh orang tua di rumah, pengasuh di sekolah minggu, maupun guru di sekolah, sehingga anak tersebut bisa tumbuh dan berkembang menjadi anak yang pandai, cerdas dan memiliki kepribadian, ahklak yang mulia.DMS

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *