Cegah Malaria, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Gencar Sosialisasi Kepada Masyarakat

Ambon-Dinas Kesehatan provinsi Maluku terus melakukan sosialisasi mengenai penyakit malaria  serta dampak yang ditimbulkan bagi penderita di provinsi Maluku.

Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi, Dinas Kesehatan provinsi Maluku Elarora Watimena, mengatakan, Dinas Kesehatan provinsi Maluku sejauh ini terus berupa melakukan kerjasama dengan berbagai pihak baik lintas intansi maupun LSM, guna memberikan pemahaman bagi masyarakat dampak dari penyakit malaria.

Dirinya mencontohkan, jika seorang ibu hamil terkena penyakit malaria, maka ia akan mengalami anemia, sementara bayi yang dikandungnya kemungkinan akan lahir secara prematur. Selain itu, berat badan bayi akan semakin berkurang dan bisa berakibat tingkat kecerdasannya menurun.

Oleh karena itu butuh kerjasama semua pihak bukan hanya untuk membantu upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit tapi juga mengetahui dampak-dampak yang ditimbulkan dari penyakit tersebut bagi masa depan generasi bangsa dikemudian hari.

Dinas Kesehatan Provinsi Maluku terus melakukan pemantauan dan pelayanan bagi para ibu-ibu hamil secara berkesinambungan seperti pemeriksaan kesehatan ibu dan anak.  Salah satu program yang cukup sukses dalam membantu menurunkan kasus malaria adalah Kampanye Kelambu Massal yang dilaksanakan sejak tahun 2014 di lima kabupaten/kota yang sangat endemis malaria, yaitu di Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Aru, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kabupaten Buru Selatan.DMS

Pemkot Ambon Prioritaskan Empat Program Pelayanan Masyarakat

DPRD Kota Ambon Akan Evaluasi Dinas Kesehatan Terkait Peningkatan DBD

Provinsi Maluku Targetkan Pada Tahun 2023 Bebas Malaria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *