Gedung Pemerintah dan Swasta di Ambon Wajib Siapkan Alat Pemadam Kebakaran Ringan

Ambon-Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Ambon, mewajibkan semua gedung milik pemerintah dan swasta, dilengkapi dengan alat pemadam kebakaran ringan (Apar), sebagai antisipasi penanggulangan bencana kebakaran.

Hal ini penting karena saat ini masih banyak gedung, baik milik pemerintah maupun swasta yang belum dilengkapi dengan Apar. Kalaupun ada, kondisinya sudah rusak sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik.

Kepala Bidang Pengendalian Operasi Pemadaman dan Penyelamatan (PO2P) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Cak Batjeran mengatakan, kewajiban menyediakan Apar di semua gedung mengacu pada undang-undang maupun peraturan pemerintah.

Menurutnya, bangunan gedung yang wajib dilengkapi Apar mencakup 16 kriteria, di antaranya gedung pertemuan umum, gedung perkantoran, pertokoan, hotel, rumah sakit (RS), rumah makan, ruko, apotek, pasar, gedung sekolah dan tempat ibadah.

Batjeran mengatakan fungsi Apar sangat penting melakukan langkah awal pemadaman untuk mencegah terjadinya kebakaran yang lebih besar sebelum pasukan pemadam tiba dilokasi kebakaran.

Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Ambon telah melakukan pengecekan ketersediaan Apar di sejumlah gedung. Gedung yang belum memliki Apar diminta untuk segera menyediakan sedangkan yang sudah tidak berfungsi diminta untuk melakukan pengadaan.

Dinas Damkar akan memberikan  sanksi bagi pemilik gedung yang tidak mematuhi aturan, sekaligus meminta Badan Perizinan meninjau ulang izin usaha yang bersangkutan.

Menurutnya dlokasi gedung besar, seperti hotel, selain wajib menyediakan Apar, juga diwajibkan memiliki hidrant lengkap dengan tandon air. Hal ini penting sebagai tindakan penyelamatan awal jika terjadi musibah kebakaran sebelum unit Damkar tiba di lokasi kejadian.

Batjeran menjelaskan, perusahaan besar, sesuai persyaratan pendirian perusahaan harus menyediakan apar dan hidrant yang dilengkapi dengan tandon air.

Seperti diketahui kasus kebakaran di kota Ambon dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Tercatat tahun 2011 terjadi 27 kasus kebakaran, 2012 (34 kasus), tahun  2013 (45 kasus), 2014 (46 kasus), 2015 naik menjadi 101 kasus kebakaran dan ditahun 2016 periode Januari hingga September sebanyak 97 kasus, 68 kasus diantaranya adalah kasus kebakaran rumah dan gedung.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *