Jaksa Kantongi Calon Tersangka DANA BOS Kabupaten MBD

Ambon-Proses penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi dana BOS tahun anggaran 2009 dan 2010 senilai Rp.4 miliar pada Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) memberikan titik terang dimana pihak kejaksaan telah mengantongi nama calon tersangka dalam kasus tersebut.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan perkara ini diduga kuat mengarah kepada tersangka tunggal yakni HL alias Hermanus yang saat ini menjabat salah satu legislator di Kabupaten Maluku Barat Daya tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Cabang Wonrely, Hendrik Sikteubun mengatakan, pihaknya  telah merampungkan hasil penyelidikan dan penyidikan dan telah meminta Tim auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku BPKP Maluku untuk mengaudit dugaan kerugian negara dari kasus ini.

Sejumlah alat bukti yang dikantongi jaksa diantaranya bukti slip setoran dana BOS tahun anggaran 2009 dan 2010.

Modus yang dilakukan HL adalah dengan menarik semua kelebihan bantuan Dana BOS sejumlah sekolah di Kabupaten itu kedalam rekeningnya

HL saat itu adalah ASN pada Dinas Pendidikan Kabupaten MBD dan dipercayakan menangani masalah dana BOS, termasuk menerima setoran dana dari para kepala sekolah, namun ada sekitar Rp400 juta yang tidak dikembalikan ke rekening penampung.

Menurut Hendrik, bukti slip penyetoran yang berasal dari Dinas Pendidikan Kabupaten MBD itu diperuntukkan bagi 211 Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama yang tersebar pada beberapa kecamatan di daerah itu.

Tahun 2009 jumlah siswa SD yang memperoleh dana BOS sebanyak 151 siswa, dan SMP sebanyak 43 siswa, dengan anggaran sebesar Rp 1.969.000.000. Kemudian tahun 2010 jumlah penerima dana BOS untuk SD sebanyak 151 siswa dan SMP 52 siswa, dengan anggaran sebesar Rp 2.174.000.000. Ada sisa dana yang harusnya dikembalikan ke rekening penampungan Provinsi Maluku, tetapi tidak dilakukan.

Dalam kasus ini, sebanyak 150 saksi dari semua kepsek SD dan SMP se-Kabupaten MBD telah diperiksa.DMS

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *