Jelang Arus Mudik , KSOP Ambon Bentuk Posko Angkutan Lebaran 2017

Ambon-Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Ambon membentuk Posko Angkutan Lebaran 2017 yang melibatkan pemangku kepentingan di daerah ini, untuk mengatur arus mudik dan arus balik penumpang agar tertib, lancar, aman dan nyaman.

Kepala Kantor KSOP Kelas 1 Ambon Capt Barlet, MM mengatakan pihaknya sudah membuat Surat Keputusan (SK) tentang Pembentukan Posko Angkutan Lebaran 2017.

Posko tersebut mulai efektif beroperasi tanggal 10 Juni dan dijadwalkan berakhir pada 11 Juli 2017.

Ia menjelaskan, untuk kenyamanan dan pengamanan di pelabuhan, hal pertama yang disediakan adalah fasilitas terminal penumpang termasuk ruang pengantar dan pejemput.

Dari sisi pengawasan, KSOP Kelas 1 Ambon mengerahkan petugas pengamanan dan penertiban di Pelabuhan.

Menyangkut keterlibatan pihak lain pada Posko Angkutan Lebaran 2017, Capt. Barlet menyatakan ada 20 instansi yang berkontribus, antara lain Distrik Navigasi (Disnav) Kelas 1 Ambon, Pangkalan Armada Tual, Polsek Pelabuhan, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Imigrasi, BMKG, Badan SAR, PT Pelindo IV Ambon, PT Pelni, ASDP, Jasa Raharja, Karantina, serta pelayaran-pelayaran umum di Kota Ambon.

Lebih lanjut Barlet mengatakan, Pokso Angkutan Lebaran 2017 disiagakan 24 jam dan wajib memberikan laporan ke Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan di Jakarta, terutama mengenai aktivitas debarkasi dan embarkasi penumpang maupun kapal.

Disinggung tentang persiapan menghadapi puncak arus mudik dan arus balik, Capt. Barlet mengatakan puncak mudik diperkirakan pada 22-24 Juni sementara arus balik diperkirakan mencapai puncaknya pada 30 Juni-3 Juli.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *