Kebijakan Rekrutmen Pejabat Eselon II ASN Lingkup Pemkot Ambon Dilakukan Sesuai Assessment

Ambon-Reformasi birokrasi pada bidang kepegawaian merupakan hal yang sangat penting, terutama pada proses rekrutmen pegawai. Dengan adanya reformasi dibidang rekrutmen pegawai maka diharapkan akan tercipta pegawai serta pejabat yang mempunyai integritas tinggi dan professional.

Namun proses rekrutmen pegawai di Indonesia belum menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan pegawai yang mempunyai integritas tinggi dan profesionalisme. Hal ini ditandai dengan masih adanya indikasi Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam rekrutmen Pegawai Negeri Sipil di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Untuk menjawab hal tersebut Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, penempatan pimpinan birokrasi baik eselon II maupun eselon III didasarkan pada mekanisme sebagaimana diatur dalam undan-undang.

Khusus untuk eselon II menurut Louhenapssy dilakukan berdasarkan assessment sedangkan untk eselon III melalui lelang jabatan.

Louhenapessy mengatakan, melalui proses rekrutmen yang sesuai mekanisme maka bisa menghasilkan pegawai maupun pejabat yang berkualitas.

Rekrutmen pegawai melalui fit and proper test merupakan salah satu trobosan baru untuk menciptakan pejabat eselon II yang mempunyai integritas tinggi dan professional.

Louhenapessy menambahkan, sumber daya manusia merupakan faktor utama dalam sebuah pemerintahan. Untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa serta mampu menghadapi persaingan diera globalisasi maka dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas dan aparatur negara yang profesional.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam peningkatan kapasitas sumber daya aparatur adalah melakukan “reformasi birokrasi” yang diyakini dapat menghadirkan birokrasi pemerintahan sebagai pelayan publik yang diharapkan oleh masyarakat.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *