Pemerintah Kota Ambon Programkan Ambon sebagai Kota Ikan

Ambon-Rencana pemerintah pusat untuk menjadikan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) 2018, berdampak bagi kota Ambon sebagai ibukota Provinsi Maluku.

Sejalan dengan rencana pemerintah pusat tersebut, maka Pemerintah Kota Ambon dalam program pembangunannya akan menjadikan Ambon sebagai kota ikan sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy optimis program ini akan terwujud, melihat pada hasil panen  ikan di kawasan teluk dalam yang bibitnya ditebar oleh Presiden Joko widodo pada Februari lalu.

Untuk merealisasikan hal tersebut Pemkot Ambon berencana mendorong pertumbuhan industri perikanan tangkap serta pemberdayaan home industri agar memproduksi berbagai ragam kuliner dengan cita rasa ikan.

Menurut Louhenapessy Presiden telah meminta agar fokus perencanaan diarahkan untuk sesuatu yang menjadi ciri khas daerah tanpa mengesampingkan program pembangunan  yang lain.

Oleh karena itu melihat potensi perikanan Maluku dan Kota Ambon sebagai sentranya, maka pemerintah kota dalam RPJMD 2017-2022 akan menitikberatkan pada pengembangan perikanan guna  menjadikan Ambon sebagai kota ikan.

Padahai yang sama, yakni Jumat (18/8), Walikota Ambon, Wakil Walikota Syraif Hadler, Gubernur Maluku Said Assagaff, Pangdam XVI/Pattimura, Doni Munardo dan Kapolda Maluku Deden Juhara melakukan panen perdana ikan Baramundi (Kakap Putih) di keramba ikan Balai Budidaya Perikanan kawasan teluk dalam.

Ikan yang dipanen tersebut bibitnya ditebar Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja di Ambon menghadiri puncak acara hari Pers Nasional pada 9 Pebruari 2017.

Maluku diperkirakan memiliki potensi sepertiga perikanan nasional dan bahkan Maluku juga berpotensi menjadi lumbung ikan tuna terbesar di dunia dengan hamper 5.000 kapal penangkapan ikan yang beroperasi.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *