Pemprov Maluku Targetkan, Akhir 2018 Angka Kemiskinan Hanya 16,5 Persen

Ambon-Pemerintah provinsi Maluku melakukan rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan bersama para wakil walikota dan wakil bupati se-provinsi Maluku.

Wakil gubernur Maluku Zeth Sahuburua usai memimpin langsung rakor, kepada sejumlah wartawan menjelaskan para wakil walikota dan wakil bupati diberikan arahan untuk mengambil langkah-langkah konkrit dalam menurunkan angka kemiskinan didaerah masing-masing.

Dikatakannya dengan telah disetujuinya RAPBD oleh DPRD Maluku, maka program-program yang dijalankan  lebih difokuskan untuk pemberdayaan masyarakat terutama di pedesaan sehingga memberikan peluang untuk adanya pengembangan sektor ekonomi kreatif dari kota hingga ke desa-desa.

Anggaran yang diberikan untuk setiap SKPD nantinya akan dievaluasi. Program-program yang dilakukan  harus berorientasi pada pengembangan perekonomian masyarakat. Jika tidak, maka anggarannya akan dibatasi.

Menurut Sahuburua, saat ini angka kemiskinan di provinsi Maluku sebesar 18,45. Diharapkan pada akhir tahun 2017 turun menjadi 18 persen dan diakhir tahun 2018 nanti ditargetkan turun di angka 16, 5 persen.

Selain para wakil walikota dan wakil bupati, pemerintah provinsi Maluku juga akan melibatkan Dinas Sosial di seluruh kabupaten/kota untuk mengembangkan Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini merupakan program nasional dalam pengentasan kemiskinan dari pemerintah pusat yang juga merupakan program prioritas dari Dinas Sosial Provinsi Maluku.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *