Tahun 2018, 50 Ribu Pelanggan di Maluku Terkoneksi IndiHome

Ambon-PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, memastikan tahun 2018 sebanyak 50 ribu pelanggan di semua kota dan kabupaten di Maluku terkoneksi  IndiHome. Hal ini sejalan dengan  target 250 ribu pelanggan untuk kawasan timur Indonesia.

Saat ini jumlah pelanggan IndiHome di Maluku mencapai  9 ribu pelanggan, 70 persen diantaranya ada di kota Ambon. Sementara jumlah pelanggan Telkom yang masih menggunakan jaringan tembaga masih cukup banyak.

Deputi Executive Vice President (EVP) Marketing and Sales Telkom Regional VII Binuri mengatakan, potensi pelanggan yang menggunakan IndiHome masih cukup tinggi karena jumlah penduduk  Maluku mencapai 1,5 juta jiwa.

Binuri menyebutkan di beberapa wilayah Kabupaten di Maluku jaringan internet berkecepatan tinggi itu juga diklaim telah masuk hingga tingkat kecamatan.

Untuk memenuhi permintaan layanan telekomunikasi yang terus berkembang, Telkom terus berusaha melakukan percepatan pembangunan jaringan berbasis fiber optic di Maluku.

Pengembangan jaringan “broadband” dalam rangka menghadirkan akses informasi dan komunikasi tanpa batas bagi seluruh masyarakat Indonesia, salah satunya memperkuat komunikasi di wilayah di Tiakur, Moa, Ibukota Kabupaten Maluku Barat Daya, yang berbatasan langsung dengan Australia dan Timor Leste .

Berdasarkan identifikasi Telkom, dari 13.782 desa yang tersebar di 917 kecamatan yang masuk wilayah Regional VII, 11.832 desa di antaranya (85,9%) belum tersentuh oleh fasilitas telekomunikasi. Dan, dari jumlah desa yang belum tersentuh fasilitas telekomunikasi, 197 desa di antaranya berbatasan langsung dengan wilayah negara-negara tetangga.

Ada 31 pulau di wilayah Regional  VII yang berbatasan dengan negara-negara tetangga seperti Timor Leste, Papua Nugini, Australia dan Filipina.

Untuk mencapai  target 250 ribu pelanggan pada 2018, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus melakukan peremajaan jaringan dari kabel  tembaga ke fiber optic. Jaringan fiber optic ditargetkan akan masuk ke semua wilayah di Maluku.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Telkom sebagai national flag carrier, oleh karena itu menurutnya berbagai solusi teknologi terus dikaji pemanfaatannya untuk mengatasi kendala geografis yang berat.

Ia menambahkan Telkom ingin mewujudkan koneksi internet berkualitas dengan harga yang kompetitif dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing di era global.DMS

perluasan jaringan indihome saat ini sudah mencakup kota Ambon, Tual Maluku Tenggara, Masohi Maluku Tengah dan Namlea kabupaten Buru

PT. TELKOM Maluku Menargetkan Jumlah Pengguna Indihome Fiber di Seluruh Maluku.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *