TMMD Ke-100, TNI Bangun Talud dan Renovasi Masjid di Dullah Utara

Ambon-TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) secara rutin dilaksanakan oleh TNI setiap tahunnya, dengan menitik beratkan pelaksanaan program pada desa-desa terpencil diseluruh wilayah NKRI. TMMD ke-100 di wilayah Provinsi Maluku tahun ini dilaksanakan diwilayah Kodim 1503/Tual tepatnya di Kecamatan Dullah Utara Kota Tual.

TMMD ke-100 dibuka secara resmi oleh Asisten 1 Kota Tual, Maklon Ubra dalam upacara pembukaan yang diikuti sebanyak 200 personel TNI/Polri serta gabungan pelajar SMP, SMA dan masyarakat sipil bertempat dilapangan sepak bola Desa Lebetawi Kecamatan Dullah Utara Kota Tual, Rabu (27/09).

TMMD kali ini mengusung tema “Dengan Semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Kita Percepat Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Menjaga Keutuhan Wilayah NKRI”.

Komandan Kodim 1503 Tual Letkol Arh Hilarius Karnedi selaku Dansatgas TMMD ke 100, usai upacara kepada sejumlah wartawan menjelaskan, kegiatan TMMD ke 100 diisi dengan berbagai kegiatan baik fisik maupun non fisik yang melibatkan seluruh komponen masyarakat bersama TNI/POLRI.

Sementara itu Asisten I Kota Tual, Maklon Ubra mengatakan, pemerintah daerah pada prinsipnya memberikan dukungan penuh dalam kegiatan tersebut, sebagai wujud tanggung jawab pemerintah guna pembangunan di Maluku khususnya di Kota Tual.

Kegiatan TMMD ke 100 dipusatkan pada dua desa, masing-masing desa Ngadi dan Lebetawi Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, yang diawali dengan renovasi Mesjid An- Nazhar di Desa Ngadi serta pembangunan talud jalan di Desa Lebetawi.

Kegiatan pembangunan talud sepanjang 257 meter di Desa Lebetawi yang dikerjakan melibatkan masyarakat sekitar bersama seluruh Satgas TMMD ke-100 yang juga di bantu oleh anggota Polri.

Gerry Umra, salah satu warga desa yang juga sebagai pembina pramuka memberikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh TNI, khususnya Satgas TMMD ke 100. Ia berharap kegiatan ini bisa kembali dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya.

Selain pengerjaan talud, satgas TMMD ke 100, juga melakukan rehabilitasi salah satu tempat ibadah yaitu Mesjid An-Nazar di desa Ngadi yang pengerjaannya melibatkan seluruh komponen masyarakat dari berbagai golongan agama, mereka dengan rasa ketulusan hati turut membantu dalam kegiatan tersebut secara bersama-sama. sebagai wujud kebersamaan orang basudara.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Gerry Umra, salah satu warga yang juga turut membantu pengerjaan rehabilitasi pembangunan Mesjid An-Nazar di desa Ngadi.

Dalam kegiatan baik pembangunan talud maupun rehabilitasi tempat ibadah, Fauzia Yamlean, mewakili para ibu rumah tangga, mengatakan, sebagai wujud partisipasi, pihaknya membantu dengan menyediakan makanan bagi para Satgas TMMD yang bertugas.

Selain kegiatan fisik berupa pembangunan talud dan rehabilitasi tempat ibadah, Satgas TMMD ke 100, juga melakukan berbagai kegiatan non fisik diantaranya penyuluhan pertanian, perikanan dan kelautan, penyuluhan kesehatan dan keluarga berencana kepada masyarakat pada kedua desa tersebut.

Selain itu, dilakukan penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan kerukunan antar umat beragama dan sosialisasi bela Negara kepada masyarakat di dua desa tersebut.

Dalam kegiatan TMMD ke 100 ini, nampak sekali wujud dari kemanunggalan TNI/Rakyat yang selalu terjaga.

Seluruh rangkain kegiatan TMMD ke 100 ini ditutup dengan penandatanganan surat serah terima hasil pekerjaan dari Dandim 1503 Tual kepada Asisten dua kota Tual pada upacara penutupan TMMD Ke-100 Kamis (26/10), disertai dengan penyerahan bahan kontak berupa satu set sound system untuk umat nasrani di desa Ngadi dan satu ball karpet sajadah untuk masjid desa Ngadi dan Lebetawi.DMS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *