Tujuh KMP Dukung Mudik Gratis Pemprov Maluku

AmbonĀ  – Tujuh unit kapal motor penyeberangan (KMP) dioperasikan untuk mendukung program mudik gratis pemerintah Provinsi Maluku menjelang perayaan Natal 2017.

Kepala Dinas Perhubungan Maluku Frans Johanis Papilaya ketika dikonfirmasi dari Ambon, Rabu, mengatakan, tujuh KMP mendukung mudik gratis pada 21 Desember 2017 setelah dicanangkan Sekda Maluku di Ambon, Selasa (19/12) petang.

KMP Tanjung Kabat melayari trayek Ambon-Ambalau-Namrole-Leksula-Tifu, Kabupaten Buru Selatan.

KMP Samandar dengan trayek Waai, pulau Ambon – Saparua – Nusalut, Kabupaten Maluku Tengah. KMP Dolosi trayek Hunimua, pulau Ambon – Masohi, ibu kota Kabupaten Maluku Tengah.

KMP Inelika, KMP Tanjung Koako, KMP Rokatenda dan KMP Terubuk trayek Hunimua, Pulau Ambon – Waipirit sebanyak 13 trip pukul 05.30 – 21.30 WIT.

“Mudik gratis ini merupakan program Pemprov Maluku pada beberapa tahun terakhir ini, baik menjelang perayaan Natal maupun Idul Fitri,” ujar Frans.

Mudik gratis dengan kapal perintis telah dicanangkan Sekda Maluku ditandai pelepasan sebanyak 560 penumpang mengikuti mudik gratis menggunakan KM Sabuk Nusantara 48 dan KM. Manohara 02.Sabuk Nusantara mengangkut 460 penumpang melayari Ambon -Babar – Walur – Romang -Kisar – Leti – Moa – Lakor – Luang – Lelang – Tepa – Lewa – Dawera – Kroing – Marsela – Saumlaki dan Tual.

KM Manohara 02 mengangkut 100 orang melintasi Ambon- Tual – Dobo – Sofyanin – Larat – Molu – Nurkat – Seira dan Saumlaki.

Pelepasan mudik gratis ditandai dengan penyerahan tiket dan life jacket kepada dua orang perwakilan penumpang.

Sebelumnya, Gubernur Maluku, Said Assagaff mengarahkan agar mudik gratis diintensifkan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Saya menginginkan pada 2018 mudik gratis diarahkan juga ke kabupaten perbatasan yakni Maluku Barat Daya (MBD), Maluku Tenggara Barat (MTB), Kepulauan Aru, wilayah Seram Bagian Timur (SBT) dan Buru Selatan,” tegasnya.(DMS-Antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *