1 Anggota OPM Tewas Saat Baku Tembak dengan TNI

Pasukan TNI terlibat baku tembak dengan Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPNOPM) pada Jumat (7/7) di Ilaga, Puncak, Papua. Baku tembak tersebut menyebabkan 1 orang anggota OPM tewas.

Pangdam XVII/ Cenderawasih, Mayjen TNI George Elnadus Supit membenarkan adanya kontak tembak tersebut pada Jumat (7/7) pukul 14.30, WIT. 1 anggota OPM pimpinan Kalenak Murib tewas. TNI Juga mengamankan 1 pucuk senjata api jenis Revolver dan 5 butir amunisi 9 mm milik OPM.

“Kontak tembak antara anggota kita dengan TPN/OPM itu benar, menyebabkan satu orang anggota TPN/OPM tewas,” ujarnya saat ditemui di sela-sela acara HUT Bhayangkara ke71 di Lapangan Brimob Polda Papua, Senin (10/7/2017).

Radio DMS Menyajikan: Berita AmbonBerita MalukuMedia di AmbonMedia di Maluku

Baku tembak bermula saat itu anggota TNI yang berada di Pos Ilaga mendengar suara tembakan di sekitar wilayah pos yang berjarak kurang lebih 1 Km. Kemudian masyarakat melaporkan kepada Pos Ilaga ada 2 orang anggota kelompok OPM yang membawa senjata sedang berada di daerah itu.

Atas informasi itu, pasukan melakukan pengejaran dan melihat ada dua orang berlari ke arah sungai. Sekitar pukul 15.10 WIT, 2 orang anggota Pos Ilaga bernama Praka Wahyu dan Pratu Angga melaksanakan penyisiran di sekitar pinggiran sungai. Tiba-tiba seorang anggota OPM menodongkan pistol ke arah Pratu Angga.

“Saat itulah Praka Wahyu melepaskan tembakan ke arah anggota OPM tersebut dan mengenai mengakibatkan korban tewas ditempat,” katanya.

Setelah diidentifikasi ternyata anggota OPM tewas itu bernama Beti Murib yang merupakan adik bungsu dari Kalenak Murib anggota OPM pimpinan Lekagak Telenggen. Dalam aksi kontak tembak itu TNI berhasil menemukan 1 Pucuk senjata pistol revolver, 5 butir munisi kaliber 9 mm, 2 butir selongsong, 1 buah handphone, 1 buah dompet, 1 noken bermotif Bintang Kejora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *