20 Persen Pekerja di Maluku Belum Terdaftar BPJS

Ketua Konfederasi Buruh Sejahtera Indonesia Korwil Maluku, Yeheskel Hauriisa

Ambon- Ketua Konfederasi Buruh Sejahtera Indonesia Korwil Maluku, Yeheskel Hauriisa menyatakan hingga saat ini, masih banyak perusahaan yang berkewajiban mendaftarkan pekerjanya di program BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK),  tetapi belum mendaftarkannya.

Menurut Haurissa, tidak didaftarkanya pekerja oleh sebuah perusahaan, bertentangan dengan amanat UU No 24/2011, yang membuat BPJS Ketenagakerjaan merumuskan berbagai langkah agar setiap pekerja memperoleh haknya.

Menurutnya,saat ini dari 45 ribu pekerja yang bekerja di  ribu perusahaan di Maluku, sebanyak 20 ribu  baru terdaftar sebagai peserta BPJSTK.

Haurissa  menjelaskan, langkah-langkah untuk memberikan hak-hak bagi para pekerja berupa hak perlindungan jaminan sosial adalah dimulai dari perusahaan dengan melibatkan pemerintah setempat dalam koordinasi hubungan kelembagaan, yaitu Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/kota setempat.

KSBSI akan mendorong Dinas Tenaga Kerja di Provinsi maupun Kabupaten Kota untuk mendata perusahaan yang belum mendaftarkan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan.

Haurissa berharap dengan langkah-langkah seperti ini semakin tergugah kesadaran para pelaku usaha untuk mendaftarkan diri serta para pekerjanya. Sehingga, semakin banyak tenaga kerja yang terlindungi prgram jaminan sosial di Maluku.

Haurissa menambahkan, UU No. 23 Tahun 2014 yang diterbitkan Pemerintah bertujuan memperkuat kembali pengawasan ketenagakerjaan di daerah. Ia mengakui selama ini kualitas dan kuantitas pengawasan ketenagakerjaan di daerah kondisinya memprihatinkan.

Kerjasama Pemerintah Daerah

Menurutnya, dalam regulasi itu telah dibagi tugas dan kewenangan masing-masing dimana pemerintah pusat berwenang menetapkan sistem pengawasan dan mengelola petugas pengawas ketenagakerjaan sedangkan Pemprov berwenang menyelenggarakan pengawasan ketenagakerjaan.

Oleh sebab itu Kerjasama Pemerintah Daerah melalui Dinas Tenaga Kerja sangat diharapkan untuk mengembalikan profesionalisme pengawasan ketenagakerjaan di daerah agar dapat bekerja secara maksimal.DMS

Baca Juga:
BPJS Ketenagakerjaan Terus Lakukan Sosialisasi Pentinya Ikut Dalam BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan Raih Penghargaan ASEAN Risk Awards 2016

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *