Berita Maluku, Ambon – Gubernur Maluku Murad Ismail, kembali merotasi sejumlah pejabat adminsitator dan pengawas fungsional di lingkup Pemerintah Provins Maluku. Rotasi pejabat eselon III dan IV itu, tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Maluku Nomor: 561 Tahun 2021 tanggal 19 Oktober 2021.
Pelantikan dan pengambilan sumpah 142 Eselon III dan IV Fungsuional, dilakukan Wakil Gubernur (Wagub) Maluku, Barnabas Nathaniel Orno, berlangsung di lantai tujuh Kantor Gubernur, Kamis (21/10) sore.
Wagub Orno dalam sambutannya menyatakan, pelantikan itu tidak hanya diletakan dalam konteks sebagai bagian dari penataan birokrasi, tetapi juga sebagai upaya untuk mendorong kinerja pemerintah daerah.
Atas dasar itu, struktur birokrasi Pemprov Maluku harus didudukan secara ideal, diisi orang-orang yang tepat, memiliki integritas, kapasitas kuat dan profesional sehingga dapat menjadi mesin penggerak roda pemerintahan yang efektif.
dikatakan, sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas ada beberapa hal strategis yang harus dilakukan yakni memasuki triwulan terakhir tahun anggaran 2021, para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan jabatan baru
Disebutkan pelantikan pejabat administrator dan pengawas, merupakan bentuk akselerasi guna mengefektifkan percepatan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan yang telah ditetapkan, agar dampaknya bisa dirasakan masyarakat.
Untuk mendukung kebijakan pemerintah, pejabat yang baru dilantik diminta bekerja lebih cepat untuk memenuhi target yang telah ditetapkan mengingat dari evaluasi yang dilakukan sampai dengan triwulan ketiga masih ada target yang belum dicapai sehingga harus dikejar.
Memasuki memasuki revolusi 4.0 dengan tantangan kompetisi dan perubahan dunia yang sangat cepat, dibutuhkan kreatifitas yang mumpuni. Untuk itu, diperlukan keberanian mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi dan meninggalkan pola pikir lama.
Wagub juga mengingatkan, senantiasa menjaga integritas sebagai pejabat publik, dan memegang teguh sumpah/janji serta harga diri dari segala bentuk praktek korupsi kolusi dan nepotisme.
Pelantikan tersebut dilakukan secara ofline dan daring serta dihadiri sejumlah Kepala Dinas lingkup Pemerintah Proivinsi Maluku.DMS