Berita Malteng, Haya – Menyadari ancaman gerakan radikalisme yang semakin massif dan meluas yang kerap kali dimotori oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang secara terang-terangan menyebarkan ajaran dan melakukan teror tanpa memandang nilai-nilai kemanusian atas nama agama, maka Gerakan Bina Bangsa Negeri Haya, Kecamatan Tehoru memenggelar Focus Group Discusion, pada Senin (13/06).
FGD yang digelar di Balai Pertemuan Desa Haya pada Senin (13/06) itu, mengusung Tema “Peran Pemuda Desa Haya Dalamn Menangkal Bahaya Paham Radikal Dangan Megamalkan Nilai Nilai Pancasila, pada haya Senin 13 Juni 2022
Memangkas hal tersebut, salah satu tokoh Pemuda Negeri Haya, Benyamin Namakule menginginkan generasi muda di desanya untuk saling bahu-membahu menangkal paham radikal di negeri tersebut.
Namakule mengatakan, tujuan utama dari gerkan ini adalah dapat membendung paham radikal terutama untuk generasi mudah di Negeri Haya.
Selain rasa cinta terhadap generasi muda,melalui gerakan itu Namakule ingin membangkitkan rasa optimisme dan konsistensi generasi Muda di daerah itu untuk membantu pemerintah dalam memerangi paham-paham radikal.
Menurutnya yang juga sebagai sebagai pembicara menyampaikan sejak Tahun 2005 sampai sekarang terorisme dan radikalisme menjadi ancaman bagi NKRI. Karena untuk mencegah bahaya intoleran, terorisme maupun radikalisme.
Disebutkan dengan memberi pemahaman serta pendekatan ke masyarakat, ia menginginkan masyarakat terutama generasi muda mengetahjui kalau paham radikalisme dan intoleran sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
Ia menambahkan, keterbukan informasi dan perkembangan teknologi saat ini sangat mempengaruhi masuknya ajaran paham radikalisme dan intoleransi di tengah masyarakat.
Olehnya itu dalam menangkal Paham Radikalisme, maka kalangan generasi muda di Haya siap bekerjasama dengan pemerintah dan seluruh stakeholder, untuk bersama-sama terus menerus memberikan berbagai pemahaman yang benar kepada generasi muda, tentang berbagai hal termasuk bagaimana menangkal masuknya paham-paham radikalisme.
Pemahaman radikalisme kata Benyamin, adalah sebuah pemahaman yang sangat menyesatkan umat, oleh karena itu peran dari para pemuda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, sangat penting untuk bersama-sama memberikan edukasi dan pemahaman, akan bahaya radikalisme bagi generasi muda saat ini.DMS