Jakarta (DMS) – Clearlake Capital resmi mengakuisisi penuh Chelsea dari Todd Boehly dan Mark Walter, sehingga perusahaan investasi asal Amerika Serikat itu kini memegang kendali penuh atas klub London tersebut. Dalam transisi kepemilikan ini, Hansjörg Wyss tetap menjadi pemegang saham penting sekaligus mitra dalam kelompok kepemilikan Chelsea.
Chelsea mengumumkan perubahan kepemilikan tersebut melalui situs resmi klub. Clearlake membeli kepemilikan Boehly dan Walter sehingga mengambil kendali penuh atas Chelsea.
Perubahan tersebut sekaligus mengakhiri jabatan Boehly sebagai chairman Chelsea. Boehly menjabat posisi tersebut sejak 2022, ketika konsorsium yang dipimpinnya bersama Clearlake mengambil alih Chelsea dari Roman Abramovich.
Clearlake sebelumnya telah menjadi pemegang saham mayoritas Chelsea sejak akuisisi klub pada 2022. Kini, perusahaan yang didirikan Behdad Eghbali dan José E. Feliciano tersebut mengambil kendali penuh atas klub.
Boehly Tinggalkan Jabatan Chairman
Todd Boehly menyampaikan apresiasi setelah meninggalkan posisinya sebagai chairman Chelsea.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk menjabat sebagai chairman Chelsea,” ujar Boehly dalam pernyataan klub.
Boehly juga mengucapkan terima kasih kepada Premier League, pelatih, pemain, jajaran pimpinan, staf Chelsea, serta para pendukung klub.
Ia turut menyampaikan apresiasi atas kerja sama dengan Clearlake dan kelompok pemilik Chelsea selama menjalankan klub.
“Saya menghargai kemitraan saya dengan Clearlake dan kelompok pemilik yang lebih luas, serta keputusan bersama dan investasi yang telah kami lakukan untuk mendukung kesuksesan klub dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” kata Boehly.
Boehly sebelumnya menjadi bagian dari konsorsium yang membeli Chelsea pada 2022. Dalam proses tersebut, Boehly dan Clearlake berbagi kendali atas klub, dengan Boehly menjabat sebagai chairman.
Clearlake Lanjutkan Strategi Chelsea
Setelah mengambil kendali penuh, Clearlake menyatakan akan melanjutkan arah strategis yang telah berjalan di Chelsea.
Behdad Eghbali dan José E. Feliciano, selaku pendiri Clearlake, menyebut Boehly sebagai mitra penting selama kepemilikan Chelsea dan menyampaikan apresiasi atas kontribusinya.
Clearlake juga menegaskan bahwa tidak ada perubahan terhadap operasional harian, jajaran kepemimpinan, maupun strategi klub sebagai bagian dari transisi kepemilikan tersebut.
Dengan selesainya proses akuisisi, Clearlake kini menjadi pemegang kendali penuh Chelsea. Sementara itu, Boehly meninggalkan jabatan chairman setelah lebih dari empat tahun menjadi bagian dari kelompok kepemilikan klub.
DMS/AC











