Jakarta – Setelah menanti selama 30 tahun, tunggal putra Indonesia akan merebut emas di All England Open 2024 dengan adanya final antara Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Pertandingan puncak tunggal putra ini akan digelar di Birmingham pada Minggu petang.
Anthony Sinisuka Ginting, yang akrab disapa Ginting, melaju ke babak final setelah mengalahkan Christo Popov dengan skor 19-21, 21-5, 21-11. Sedangkan Jonatan, atau Jojo, memastikan tempatnya di final setelah mengalahkan Lakshya Sen dengan skor 21-12, 10-21, 21-15.
Pertemuan dua atlet Indonesia ini di babak final All England merupakan yang pertama setelah penantian panjang selama 30 tahun. Terakhir kali final tunggal putra Indonesia terjadi pada All England 1994, ketika Hariyanto Arbi berhadapan dengan Ardy Bernardus Wiranata.
Kini, sejarah kembali terulang dengan Ginting dan Jojo bertemu dalam laga final mereka di All England.
Bagi Ginting, perjalanan menuju final bukanlah hal yang mudah. Dia harus melalui pertandingan sengit, termasuk kemenangan atas Kenta Nishimoto pada babak 16 besar.
Pada perjalanan menuju final, Ginting juga menghadapi tantangan berat saat berhadapan dengan Viktor Axelsen di perempat final. Meskipun demikian, Ginting mampu mengendalikan permainan dan memenangkan pertandingan dengan skor 8-21, 21-18, 21-19.
Sementara itu, Jojo menghadapi Shi Yuqi dari China dan berhasil mengalahkannya dengan mudah pada babak perempat final. Meskipun Yuqi memutuskan untuk mundur pada gim kedua karena kondisi fisik yang menurun, Jojo berhasil mengontrol permainan dan melaju ke babak selanjutnya.
Dalam laga semifinal, Ginting berhasil mengempaskan perlawanan Christo Popov dengan skor 19-21, 21-5, 21-11. Begitu juga dengan Jojo, yang berhasil mengalahkan Lakshya Sen dengan skor 21-12, 10-21, 21-15.
Dengan pencapaian ini, Ginting dan Jojo akan bertemu dalam final, menciptakan pertemuan tunggal putra Indonesia di babak puncak All England setelah 30 tahun. Prestasi ini juga menjadi awal bagi Indonesia untuk memiliki juara All England Open dari sektor tunggal putra.
Prestasi Ginting dan Jonatan ini juga memperpanjang tradisi all Indonesian final dalam turnamen All England Open. Tahun sebelumnya, ganda putra Indonesia telah meraih kemenangan dalam laga final secara berturut-turut.
Prestasi mereka di final ini juga akan mempengaruhi peringkat dunia mereka dalam pekan depan, dengan Ginting berada di peringkat tiga dan Jonatan kembali ke posisi keenam. DMS/AC