Sunday 25th February 2018

Ambon Alami Deflasi 1,28 Persen

By: On:

Ambon – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat Kota Ambon pada Oktober 2017 terjadi deflasi sebesar 1,28 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 126,11.

Kepala BPS Provinsi Maluku, Dumangar Hutauruk menhatakan, deflasi di Kota Ambon terjadi pada tiga kelompok pengeluaran dengan deflasi tertinggi pada kelompok bahan makanan sebesar 4,72 persen dan deflasi terendah pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,04 persen.

Sedangkan inflasi terjadi pada tiga kelompok pengeluaran dengan inflasi tertinggi pada kelompok sandang sebesar 0,46 persen dan inflasi terendah pada kelompok kesehatan sebesar 0,09 persen. Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga tidak mengalami perubahan.

Dumangar mengatakan, komoditas yang dominan menyumbang terjadinya deflasi di Kota Ambon adalah ikan layang, angkutan udara, kangkung, ikan cakalang dan bayam.

Sedangkan, dominan menyumbang inflasi yakni besi beton, daun melinjo, lemon batu bata/batu tela dan ikan kembung.

Dumangar mengemukakan, pada Oktober 2017 dari 82 kota IHK di Indonesia tercatat 44 kota mengalami inflasi dan 38 kota lainnya mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 1,05 persen dengan IHK sebesdar 155,24 dan inflasi terendah terjadi di Kota Cilegon dan Kota Surakarta sebesar 0,01 persen dengan IHK 136,75, dan 124,65.

Deflasi tertinggi, lanjutnya, terjadi di Kota Palu sebesar 1,31 persen,dengan IHK sebesar 130,33 dan terendah terjadi di Kota Palopo sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 127,47.

Dumangar menyatakan, melihat dari 82 kota IHK di Indonesia pada Oktober 2017, maka Kota Ambon menduduki peringkat 66. Inflasi bulanan Kota Ambon menduduki 81.

Inflasi tahun kalender Kota Ambon menduduki peringkat 80, serta untuk inflasi tahun ke tahun Kota Ambon menduduki peringkat 78.

Sedangkan, inflasi tahun kalender Kota Ambon pada Oktober 2017 sebesar 0,21 persen, inflasi dari tahun ke tahun ( Oktober 2017 terhadap Oktober 2016) sebesar 12,36 persen.DMS




No Responses

Tinggalkan Balasan

Contact Person WhatsApp us