Ambon Raih Penghargaan Pemberdayaan Masyarakat Terbaik 2015

Ambon-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon meraih penghargaan “Project Implementation” Unit Terbaik 2015 untuk proyek pembangunan masyarakat pesisir. Penghargaan berupa trophi dan sertifikat itu diserahkan Plt Dirjen KKP Sjariet Widjaja pada 30 Desember 2015 di Bogor, Jawa Barat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ambon Fernanda Louhenapessy, menjelaskan, Kota Ambon dinilai terbaik dalam menjalankan program pembangunan masyarakat pesisir dari 13 kota dan kabupaten di Indonesia yang menjalankan program coastal community development project (CCDP) dari International Fund for Agricultural Development (IFAD).

Menurut dia, penghargaan yang diraih itu atas kerja keras seluruh pihak untuk memberdayakan masyarakat pesisir di Kota Ambon.

Dijelaskannya, proyek pembangunan masyarakat pesisir CCDP-IFAD merupakan kerja sama Ditjen KP3K, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan International Fund for Agricultural Development (IFAD), untuk pengentasan kemiskinan, penyediaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan yang berkelanjutan (pro-poor, pro-job, pro-growth and pro-sustainability).

Program CCDP ini bertujuan mengurangi tingkat kemiskinan, dengan meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir yang menjadi sasaran proyek.

Fernanda mengatakan, proyek CCDP IFAD dirancang menjadi tiga komponen yakni pemberdayaan masyarakat, pembangunan dan pengelolaan sumber daya pesisir dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, komponen pengembangan ekonomi berbasis kelautan dan perikanan dengan fokus korporatisasi pengembangan usaha, dan komponen pengelolaan proyek.

Diakuinya, penghargaan yang diterima merupakan hasil penilaian yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta IFAD terhadap semua aspek program yang diterima oleh Pemkot Ambon.

Selain meraih penghargaan, pemerintah pusat juga memberikan tambahan alokasi anggaran untuk pemberdayaan masyarakat pesisir yakni Rp7,2 miliar di tahun 2016, naik dari tahun 2015 yang sebesar Rp7 miliar.

Wali Kota Ambon juga diundang ke Roma Italia pada Juli 2016 untuk mempresentasikan konsep pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis kearifan lokal kepada dunia.(Antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *