Amir Rumra : Rekomendasi PKS Tidak Mutlak Diberikan Kepada Pasangan Kepala Daerah

Ambon – Penentuan rekomendasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mutlak diberikan kepada pasangan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Kepala Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan DPW PKS Maluku, Amir Rumra  mengatakan, PKS bisa saja hanya memberikan rekomendasi untuk balon kepala daerah sementara untuk wakilnya direkomendasikan oleh partai politik lain.

Untuk tahapan pendaftaran dan pengembalian berkas bakal calon gubernur/cawagub Maluku hingga survei internal di DPW PKS Maluku sudah selesai dan tinggal dilakukan rapat internal untuk menggodok nama-nama balon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Menurut Amir Rumra, penggodokan dilakukan untuk memilih serta menetapkan maksimal tiga nama dan minimal dua nama balon gubernur oleh LPPK baru diusulkan kepada DPP PKS.

Untuk menetapkan nama bakal calon gubernur, PKS memiliki sejumlah dasar pertimbangan seperti hasil survei dan tingkat elektabilitas seseorang.

PKS juga tidak memprioritaskan kader terbaiknya secara internal partai karena masih mempertimbangkan faktor keinginan atau respons publik terhadap seorang bakal calon kepala daerah.

Amir Rumra menambahkan, untuk pilkada Maluku,  PKS tampil sebagai parpol pengusung dan hasil survei para kandidat bukan hanya satu-satunya referensi yang dipakai karena masih ada penilaian lain seperti elektabilitas, respons publik serta isu apa yang diusung seorang bakal calon dalam visi dan misi.

Seperti diketahui balon Gubernur yang mendaftar di PKS antara lain Kakor Brimob Irjen Pol Murad Ismael, Petahana Said Assagaff, Bupati Buru Selatan Tagop Soulissa, Bapati Maluku Barat Daya Barnabas Orno, dan Abdullah Vanath (Mantan Bupati Seram Bagian Timur). (DMS-Antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *