Anggota DPRD Kota Ambon Soroti TdM di Kota Ambon

Ambon-Pelaksanaan Tour de Mollucas (TdM) di Kota Ambon pada tanggal 22 September sebagai etape V atau etape terakhir akan berdampak signifikan  bagi lumpuhnya aktifitas masyarakat di Kota Ambon, baik dibidang perekonomian, pendidikan dan yang lainnya.

Anggota DPRD Kota Ambon dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Asmin Matdoan menilai, pelaksanaan TdM di kota Ambon sangat tidak efektif, apalagi jika dilakukan penutupan sejumlah ruas jalan selama kurang lebih empat jam untuk mendukung kelancaran lomba dimaksud.

Penutupan akses jalan selama empat jam ini, berdasarkan hitungan dan simulasi yang dilakukan oleh panitia penyelenggara saat pebalap dilepas dari garis start di Pantai Namalatu, Desa Latuhalat menuju pusat kota selanjutnya melakukan tujuh kali putaran melewati sejumlah ruas jalan utama di kota Ambon hingga finish di depan Gong Perdamaian Dunia.

Matdoan berpendapat kegiatan olahraga seperti TdM lebih layak dilakukan di Pulau Seram ketimbang di kota Ambon mengingat tidak ada jalan alternatif untuk mengalihkan arus lalulintas.

Matdoan mendukung jika pelaksanaan TdM berdampak kepada masyarakat Kota Ambon, tetapi jika dampak yang terjadi adalah lumpuhnya berbagai aktifitas maka kegiatan ini dinilai sebagai program ‘tiba saat tiba akal” yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Maluku.DMS

Dukung Kelancaran Tour de Mollucas, Sekolah dan Kantor di Ambon Diliburkan Pada 22 September

Empat Kapal Feri Angkut Peserta Tour de Molluca 2017

67 Pebalap Berebut Gelar di Tour de Mollucas 2017

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *