Anggota DPRD Maluku Minta Pemprov Selesaikan Sisa Bantuan Dana Haji

Ambon-Keluhan jamaah haji Maluku yang baru kembali dari tanah suci dan mengaku belum menerima pencairan sisa dana hibah dari pemprov sebesar Rp 500 ribu per orang akhirnya sampai juga ditelinga anggota DPRD Maluku.

Pencairan dana tahap pertama sebesar Rp 1 juta per jamaah telah dicairkan saat keberangkatan menuju embarkasi Makassar. Sisanya Rp 500 ribu dijanjikan cair setelah kembali dari Mekah.

Anggota DPRD Maluku Amir Rumra mengatakan, alokasi dana hibah sebesar Rp 1,5 juta per jamaah haji dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku seharusnya dicairkan kepada para jamaah yang telah menunaikan ibadah haji dan kembali ke daerah masing-masing.

Anggota Komisi A yang juga Politisi  Partai Keadilan Sejahtera ini, menyatakan dana bantuan tersebut seharusnya diberikan langsung kepada calon jamaah haji (CJH) terutama CJH dari Kota Tual, Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Tenggara yang harus menempuh perjalanan jauh ke Ambon sebelum melanjutkan ke embarkasi Makasar.

Rumra menambahkan agar pengelolaan dana keberangkatan jemaah haji di tahun mendatang tidak bermasalah maka sebaiknya bantuan yang diberikan oleh pemerintah Provisni Maluku sebaiknya diberikan langsung kepada para CJH.

Seperti diketahui, Tahun 2017 jumlah CJH yang diberangkatkan ke tanah suci sebanyak 1.076 orang. Pemerintah Provinsi Maluku memberikan subsidi sebesar Rp. 1,5 juta kepada setiap CJH untuk membantu biaya operasional di Ambon dan embarkasi Makassar.

1.076 CJH tersebut terdiri dari, Kota Ambon 368 orang, Maluku Tengah 135 orang, Maluku Tenggara 70 orang, SBT 100 orang, SBB 100 orang, Buru 100 orang, Bursel 45 orang, Kepulauan Aru 45 orang, MTB 15 orang, Kota Tual 105 orang dan tim pemandu haji daerah 7 orang.

CJH Maluku terdiri dari laki-laki 420 orang dan perempuan 627 orang.Jema’ah haji tertua, berusia 94 tahun atas nama Abdul Tuarita dari Kabupaten Maluku Tengah sedangkan CJH  termuda berusia 19 tahun atas nama Anggi Ria Awalia dari kabupaten SBB.DMS

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *