Atlet Paralayang Pecahkan Rekor Museum Muri di Pantai Seri Kota Ambon

Ambon-Sebanyak 20 atlet olaraha dirgantara paralayang berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indoensia (MURI), di Pantai Dusun Seri Desa Nusaniwe, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon pada Sabtu,(11/11), karena berhasil terbang dan mendarat tepat diatas ponton yang dibuat ditengah laut.

Kendati baru pertama di Maluku, wisata dirgantara paralayang yang diprakarsai Danlanud Pattimura  Ambon Kol.Pnb Petrus Aldrin Mongan, berhasil mencatatkan Rekor MURI. Rekor ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia bahkan dunia.

Piagam Penghargaan Rekor MURI yang ditandatantgani langsung oleh Ketua umum Jaya Suprana ini diserahkan langsung oleh Senior Manager MURI Awan Rahargo kepada Komandan Lanud Pattimura, Kolonel Pnb Aldrin Petrus Mongan.

Awan Rahargo saat menyerahkan piagam penghargaan rekor MURI ke 8211 ini mengatakan, wisata dirgantara paralayang dimana terbang dengan sasaran mendarat di ponton ini memenuhi kriteria MURI.

Danlanud Pattimura Aldrin Petrus Mongan, mengakui view bukit Seri sangat  luar biasa dan tidak kalah dengan tempat lain.

Menurutnya bukit Seri yang memiliki ketinggian sekitar kurang lebih 100 meter di atas permukaan laut, sangat sesuai untuk melalukan paralayang. Oleh karena itu kondisi alam dikawasan  tersebut dapat dijaga dengan baik sehingga berdampak bagi peningkatan potensi wisata di Ambon.

Pemecahan rekor MURI atas prakarsa Danlanud Pattimura ini juga di masa-masa terakhirnya bertugas di Kota Ambon.

Menurutnya bukit Seri sangat sesuai untuk melalukan paralayang. Berdasarkan Survei yang di lakukan potensi tersembunyi  dikawasan selatan Kota Ambon ini, adalah sebuah permukaan dengan Elevasi yang sangat ideal untuk sebuah penerbangan paralayang di tinjau dari Countur, Cuaca, dan Vegetasi.

Ia berharap kedepan, adanya akses jalan menuju tempat take off sehingga memudahkan pilot dan pengunjung dengan mudah mencapai loksi take off/terbang. Gunung Seri dapat melakukan penerbangan dari beberapa mata angin yg berbeda, dengan landing zone di pantai yang aman dan tidak ada obstacle yang membahayakan.

Tempat take Off sepanjang pantai tidak perlu melakukan pembenahan yang berarti, karena sangat aman dan menjanjikan sebagai tempat wisata dirgantara dan peluang untuk menjadi tempat kompentensi baik nasional maupun Internasional. DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *