Bawaslu Maluku Libatkan OKP dan Pramuka Lakukan Pengawasan Pilkada 2018

Ambon- Jelang Pilkada serentak 2018, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku  bekerja sama dengan lembaga organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan serta mahasiswa untuk melakukan pengawasan partisipatif.

Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (Hubal) Bawaslu Maluku, Paulus Titaley mengatakan, Bawaslu telah melakukan MoU dengan 14 OKP selanjutnya akan dijajaki kerjasama pengawasan melibatkan organisasi gerakan Pramuka membentuk Saka Adiasta termasuk forum warga guna melakukan pengawasan agar pesta demokrasi 2018 dapat berlangsung jujur dan aman.

Titaley mengakui, dengan semakin banyak orang yang dilibatkan dalam pengawasan partisipatif akan semakin membantu Bawaslu dan jajarannya dalam fungsi pengawasan, sehingga lebih menjamin kualitas demokrasi saat pemilihan kepala daerah baik pemilihan Gubernur, Pemilihan Walikota Tual maupun Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Maluku Tenggara

Menurut Titaley pengawasan dilakukan secara berjenjang dan sistematis mulai dari level Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) tingkat desa/kelurahan sampai pada level Bawaslu Maluku menjadi kunci suksesnya pelaksanaan pengawasan pemilihan kepala daerah.

Seperti diketahui, sesuai Jadwal Pentahapan Pilkada Maluku 2018 sesuai Jadwal KPU Provinsi Maluku, dimulai tanggal  9-22 November yakni tahapan pengumuman syarat minimal dukungan bagi paslon perseorangan. Tanggal 22-26  November, penyerahan persyaratan dukungnan masing-masing pasangan. Tanggal 22 November hingga 5 Desember 2017, jadwal penelitian minimal dengan sebaran.

Penelitian adminsitrasi dan analisis dukungan ganda (22 Nov 11) hingga 8 Des. Penyampaian persyaratan dukungan calon Gubernur dan Wakil Gubernur kepada PPS 9-11  Des untuk dilakukan ferifikasi faktual ditingkat desa/kelurahan 12- 25 Des 2017.

Rekapitulasi tingkat kecamatan (26-28-Des), kabupaten (29-31 Des) dan rekapitulasi tingkat provinsi 1-3 Januari 2018. Pendaftaran pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur,  8-10 Januari, yang diawali pengumuman pendaftaran 1-7 Januari 2018.

Pengumuman dokumen syarat pendaftaran untuk mendapatkan tanggapan masyarakat 10-16 Januari,selanjutnya pemeriksaan kesehatan 8-15 Januari, dan penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan 15-16 Januari 2018. Penelitian persyaratan pencalonan pasangan calon yang diajukan Parpol dan gabungan Parpol serta pasangan perseorangan 10-16 Januari 2018.

Pemberitahuan hasil hasil penelitian 17-18 Jan, perbaikan persyaran 18-20 Jan,serta pengumuman perbaikan dokumen persyaratan calon dilaman KPU 20-26 Januari 2018.

Penetapan pasangan calon 12 Januari selanjutnya 13 Januari 2018 merupakan agenda pengundian dan pengumuman nomor urut Paslon berlangusng 13 januari 2018. Untuk masa kampanye dimuali 15 Februari hingga 23 Juni, masa tenang 24-26 dan pencbolosan pada 27 Juni 2017.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *