Berakhir di SBB, Yayasan Citra Kasih Bidik Desa Lain di Maluku Untuk Mengedukasi Masyakarat

Ambon-Setelah berakhir masa praktek di Negeri Kaibobu, Tiuhulale dan Niweli 27 mahasiswa Internasional yang tergabung dalam Asosiasi Mahasiswa Internasional (AIESEC), siap membidik Negeri dan Desa lain di Maluku untuk melakukan kegiatan yang sama seperti yang dipraktekan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB)

Mimi Djab, staf Yayasan Citra Kasih menyatakan, kegiatan praktek dengan tujuan mengedukasi masyarakat di berbagai bidang seperti kesehatan, pendidikan dan pariwisata akan diterapkan di Negeri dan Desa yang lain di daerah ini berdasarakan rtekomendasi dari Pemerintah Daerah Maluku.

Menurut Mimi, masih banyak hal yang harus dilakukan untuk membantu pemerintah daerah merobah pola pikir masyarakat untuk hidup lebih baik salah satunya dengan melakukan edukasi yang bertujuan agar masyarakat lebih mandiri dalam membangun daerah.

Xinru Yap, mahasiswa asal Singapura yang ditugaskan mendampingi warga Niweli menyatakan, sangat senang berada ditengah masyarakat setempat, keramahan warga dalam bekerja sama sangat bagus, selain memberikan ilmu kepada masyarakat di Niweli,dia juga banyak belajar dari kehidupan sehari-hari masyarakat Niweli, salah satunya belajar bahasa indonesia.

Sementara itu Pemerintah Daerah melalui Asisten I Bidang Pemerintah Provinsi Maluku, Angky Renyaan, mengpreasiasi hasil praktek mahasiswa dari 27 negara yang tergabung dalam Asosiasi Mahasiswa Internasional (AIESEC), yang telah membantu Pemerintah Daerah mengedukasi masyarakat di tiga Negeri,yakni Negeri Kaibobu, Tuhulelale dan Naniweli, Kabupaten (SBB).

Angky Renyaan mengakui, selama tiga bulan melakukan praktek lapangan di Kaibobu, Tihulale dan Nnaiweli banyak manfaat  serta  ilmu yang diberikan kepada warga.

Ia mencontohkan, keberadaan para mahasiswa difasilitasi Yayasan Citra Kasih Abadi, telah mengedukasi masyarakat untuk mengolah limbah sampah menjadi bahan produktif, edukasi bidang pariwisata, transportasi dan kesehatanjuga mengajarkan bahasa inggris kepada masyarakat tanpa batas usia dimana para mahasiswa ini berpraktek.

Selama melakukan praktek lapangan di Kaibobu, Tihulale dan Naniweli banyak hal yang di temukan.

Temuan itu dituangakan dalam bentuk rekomendasi baik kepada Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat terutama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, diantaranya memperbaiki kualitas pendidikan serta kualifikasi guru.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *