Banyak Data Penerima Bantuan di Ambon Dari RT Tidak Sesuai

6
32
Berita Ambon
Banyak Data Penerima Bantuan di Ambon Dari RT Tidak Sesuai

Berita Ambon – Anggota komisi II DPRD kota mendapatkan banyak bukti data yang di masukan ke dinas sosial Kota Ambon untuk menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) baik Bantuan  Sosial (Bansos) dari tingkat Rukun Tetangga (RT) sampai tingkat Kelurahan dan desa  tidak sesuai dengan masyarakat yang seharusnya menerima bantuan tersebut di kota Ambon.

Hal ini di sampaikan langsung oleh Anggota Komisi II DPRD kota Ambon Ary Sahertian saat di wawancarai Tim DMS Media Group di  gedung rakyat DPRD Senin 27/04/2020, ia  menjelaskan banyak temuan di beberapa kelurahan dan desa dimana  data yang di masukan RT dan RW sampai ke tingkat kelurahan dan desa tidak valid dimana  banyak data yang di masukan untuk menerima bantuan dari dinas sosial berdasarkan hubungan  keluarga RT dan RW itu sendiri dan bukan keluarga miskin yang benar-benar membutuhkan bantuan tersebut.

Sahertian mencontohkan salah satu lokasi pemberian bantuan dari dinas sosial baik PKH maupun Bansos di anggap salah yakni di kelurahan Kudamati kecamatan Nusaniwe kota Ambon, yang  tidak tepat sasaran dan orang yang seharusnya mendapatkan bantuan tersebut tidak diberikan.

Kebijakan para lurah dan kepala desa yang memasukan  data ke dinas sosial sebagai penerima bantuan harus kembali dilakukan verifikasi oleh pihak dinas sosial sehingga tidak terjadi kesalahan berupa penyaluran bantuan kepada penerima yang diberikan secara ganda.

“Banyak sekalai kedapatan di lapangan bahwa data yang RT, RW masukan itu bukan data valid, terkadang RT dan RW soal  hubungan kekeluargaan mereka tetap kasih, dan itu berdosa sebagai orang yang beriman  tidak bisa kita lakukan kegiatan yang  seolah-olah  tidak sewajarnya  orang yang bersangkutan dapat cuman ada hubungan keluarga dengan RT atau RW” ungkap  Ary Sahertian.

Kesalahan pemberian bantuan selama ini di nilai di lakukan oleh dinas sosial kota Ambon semata namun banyak kesalahan pemasukan data terjadi dari tingkat RT, RW dan Kelurahan di akibatkan banyak data yang di masukan berdasarkan hubungan kekerabatan dan hubungan keluarga.

Untuk itu dinas sosial sebelum memberikan bantuan PKH maupun Bansos ke masyarakat di kota Ambon saat ini di mintakan untuk untuk memverifikasi dan mengganti semua data penerima bantuan mulai dari tingkat RT, RW dan Kelurahan sehingga nantinya bantuan yang di berikan tepat sasaran yakni bagi  masyarakat miskin yang benar -benar membutuhkanya. Berita Ambon radiodms.com

6 KOMENTAR

  1. Tolong pemweintah tinjau ke lokasi, kebanyakan RT hanya ksih masuk data orang teedekat dan kerabat saja, sehingga banyak keluarga yg hanya pekerja supir, ojek, petani dll tidak tersentuh….kalau bisa langsung ke rumah-rumah warga pak/ibu… Daerah krpan sampai ahuru…mkash

    • Saya pikir demikian agar data langsung ke rumah yg mendapatkan bantuan krn bisa terjadi KKN diantara RT dan kerabat dekat ini sudah sering terjadi karena kurangnya pengawasan langsung pada saat pendistribusian.

  2. Tolong diberikan pengertian ulang2 kepada pihak RT terkait kriteria penerima bantuan tsb, karena bantuannya tdk tepat sasaran. Org2 itu saja yg melulu dapat bantuan, coba tinjau kembLi penerima bantuan itu sudah tepat atau belum?

  3. Utk pemerintah kota Ambon utk lebih jeli thdp dana2 bantuan dan di berikan kelurahan Kepala RT dan RT memberikan kpd Masyarakat perlu memperhatikan data2 secara akurat…Krn pengalaman yang THN kmrn sblm 2020..terkadang ketua RT ada sbgn yg pilih kasih..contoh saja di tahun kemarin ada RT yg profesi sbg RT lebih mendominan tetangga dekat dan juga org2 terdekat dan dianggap prioritas. Bahkan sbg RT bukannya merukunkan warga malahan sbg acuan perusak hubungan. Hal itu SDH mencerminkan adanya ketidakberesan menjadi seorg pemimpin warga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here