Faskes Di Ambon Tetapkan Harga Rapid Test Terendah 300.000 Rupiah

1
28
Berita Ambon
Faskes Di Ambon Tetapkan Harga Rapid Test Terendah 300.000 Rupiah

Berita Ambon – Hasil rapat DPRD kota Ambon bersama Dinas Kesehatan kota Ambon dan 5 Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Faskes) guna membicarakan harga rapid test yang di terapkan kepada pelaku perjalanan oleh fasilitas pelayanan kesehatan di kota Ambon terungkap harganya masih pada kisaran Rp300.000/sekali rapid test.

Sekretaris Komisi I DPRD kota Ambon Saidna Bin Tahir saat di wawancarai tim DMS Media Group setelah pertemuan tersebut menjelaskan sesuia penjelasan yang disamapkan oleh para perwakilan Faskes yang ikut dalam rapat tersebut, bahwa belum meratanya harga rapid test sesuai surat edaran Menteri Kesehatan RI disebabkan karena alat-alat kesehatan yang didapatkan dari distributor harganya masih tinggi sehingga harga yang dipatok pun bervariasi mulai dari Rp300.000 hingga 450.000.

Oleh karena itu Bin Tahir mengatakan DPRD kota Ambon akan mendorong Pemerintah kota Ambon untuk menertipkan distributor yang menjual alat rapid test sehingga Faskes dapat menerapakan harga rapid test sesuai dengan surat edaran Kementerian Kesehatan RI yakni Rp150.000.

Hal ini dikarenakan masyarakat yang akan melakukan perjalanan tidak semuanya memiliki kemampuan untuk membayar uji rapid test yang harus dilakuannya, karena banyak  masyarakat yang akan melakukan perjalanan karena memiliki kepentingan yang mendesak semisalnya ada keluarga yang sakit.

“Kami mendorong agar ada penyesuaian harga  harus di bicarakan secara konkrit dengan distributor karena salah satu alasan terjadinya peningkatan harga ketentuan surat edaran kementerian kesehatan karan bahan baku yang mereka dapat dari distributor itu ada bervariatif, artinya mereka tidak bisa menentukan harga sesuai dengan surat edaran menteri kesehatan dengan Rp150.000 oleh karena itu kita mendorong untuk menertipkan semua distributor agar semua harga betul – betul di sesuaikan dengan standar menteri kesehatan begitu masyarakat pelaku perjalanan ini tidak semua dirugikan karena masyarakat pelaku perjalanan bukan semua orang yang punya duit” Ujar Bin Tahir.

Pada kesempatan terpisah Kepala Rumah Sakit Sumber Hidup Heny Tipka, saat di wawancarai tim DMS Media Group menjelaskan sampai saat ini  harga rapid test untuk  warga yang datang memeriksa kesehatan maupun melakukan perjalanan  yakni Rp300.000 per orang hal ini dikarenakan saat pembelian dari distributor harga rapid test juga cukup tinggi.

Namun kata Tipka, ada kebijakan dari pihak rumah sakit memberikan keringanan kepada warga kurang mempu yang akan melakukan perjalanan jika yang bersangkutan menyertakan surat keterangan kurang mampu dari RT dan Lurah setempat.

“Harga Rp300.000 hari ini, sementara tadi masih ada pertimbangan, kalau memang ada orang yang membutuhkan itu musti di dukung dengan surat bahwa dia seng mampu. ini kan pelaku perjalanan untuk yang ke mana mau kemana seng cukup uang keperluan yang sangat mendesak yang penting ada surat katong membantu” Ujar Tipka.

Dari hasil pertemuan Komisi I DPRD kota Ambon, dinas Kesehatan dan pemilik Fasilitas Pelayanan Kesehatan maka DPRD kota Ambon akan membuat usulan dalam bentuk  rekomendasi  kepada Pemerintah Kota Ambon untuk memberikan subsidi  khusus kepada masyarakat kurang mampu yang akan melakukan perjalanan. DMS

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here