UPTD Museum Siwalima Ambon Gelar Konser Mini Musik Tradisional

0
30
Berita Ambon
UPTD Museum Siwalima Ambon Gelar Konser Mini Musik Tradisional

Berita Ambon – Setelah mengikuit pelatihan alat musik tradisional yang digagas oleh UPTD Museum Siwalima Ambon kurang lebih 20 hari di gedung Theater Museum Siwalima Ambon, sejak Juni lalu puluhan siswa SD dan SMP yang di kota Ambon kini telah mampu untuk menampilkan kemampuan dan bakat mereka di depan panggung.

Kepala UPTD Museum Siwalima Ambon, Jean Saiya kepada tim DMS Media Group mengatakan kegiatan belajar bersama yang kali ini belajar bersama mengenai alat musik tradisional adalah kegiatan Kebudayaan yang digagas oleh Kemendikbud RI yang diselenggarakan  oleh UPTD Museum Siwalima Ambon untuk petama kalinya di kota Ambon dengan melibatkan siswa-siswi SD dan SMP di kota Ambon.

Dijelaskannya kegiatan publik belajar bersama kali ini mengenai alat musik tradisonal yang diselenggarakan oleh UPTD Museum Siwalima Ambon berlangsung selama 20 hari dengan menghadirkan, J Silooy pelatih dari sanggar Boyratan yang mempunyai kemampuan dibidang alat musik Totobuang dan tipa serta  Filia Pattinasarany yang mengajar Ukulele guna melatih para siswa dalam kegiatan belajar bersama di gedung Theater Museum Siwalima Ambon.

Dikatakaanya sesuai rencana awal kegiatan ini seharusnya melibatkan siswa-siswi SD dan SMP dari dua komoditas baik islam maupun Kristen, namun dikarenakan adanya pandemi covid yang saat ini tengah melanda dunai termasuk di kota Ambon, maka untuk kegiatan awal ini hanya menghadirkan siswa-siswi SD dan SMP dari seputaran desa Amahusu yang berdekatan langsung dengan lokasi Museum Siwlaima.

Selaku kepala UPTD Museum Siwalima Ambon dirinya berharap kegiatan ini dapat memacu para siswa untuk mencintai serta dapat mengembangkan bakat serta kemampuan mereka memainkan alat musik tradisional, mengingat perkembangan zaman yang semakin moderen, alat musik dan musik tradisonal semakin dilupakan oleh generasi muda terutama anak-anak.

Oleh karena itu kegiatan ini tentunya diharapkan anak-anak para genarasi muda terutama yang ada di Maluku kususnya kota Ambon dapat mengenal dan mencintai termasuk dapat memainkan alat musik terdisonal daerah Maluku seperti Totobuang, Tipa dan Ukulele.

Sesuai renacan kata Jean Saiya, kepada mereka siswa yang telah dilatih tersebut, akan diikutkan  ambil bagian dalam pameran alat musik tradisonal tingkat nasional pada bulan Oktober dengan membawakan sejumlah lagu-lagu daerah, namun jika kondisi pandemi masih berlangsung maka direncanakan akan dlakukan pameran secara virtual dan mereka yang telah berlatih alat musik tradisional dapat tampil diacara pameran tersebut walapun hanya secara virtual.

“Kami berharap kegiatan ini bisa memicu dan memacu anak-anak mencintai musik tradisional karena sekarang ini anak-anak yang sesuatu tradisional mereka sudah tidak suka, mereka lebih kepada alat-alat musik moderen daripada musik tradisional, tapi dengan kegiatan belajar bersama ini mereka kemudian bisa memainkan alat music tradisonal dengan baik dan hasil dari latihan 20 hari ini adalah konser musik” Ungkap Saiya.

Bertempat di gedung Theater Museum Siwalima Ambon pada Jumat 10/07/2020 para siswa-siswi yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan belajar bersama kurang lebih selama 20 hari, mengenai alat music tradisonal yakni Totobuang, Tipa dan Ukulle menampilkan kemampuan dan keterampilan mereka memainkan alat-lat musik tradional dalam konser mini yang diselenggarakan oleh UPTD Museum Siwalima Ambon.

Selain di adakan konser mini dilanjutkandengan penyerahan sertifikat bagi para siswa-siswi yang telah mengikuti pelatihan alat tradisonal Totobuang, Tipa dan Ukulele di yang diselenggarakan oleh UPTD Museum Siwalima Ambon. DMS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here