Ketahuan Membangkang Kader PDI Perjuangan Langsung Dipecat

0
26734

Ambon-Instruksi Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri kepada seluruh kader agar merapatkan barisan, memenangkan seluruh pasangan calon Kepala Daerah baik Gubernur, Bupati Walikota pada Pilkada serentak 2018 harus    disikapi serius oleh seluruh kader jika tidak akan di depak keluar dari partai.

Instruksi Megawati Soekarnoputri kembali di tegaskan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku Edwin Adrian Huwae kepada seluruh kader dan fungsionaris partai dari  DPD hingga anak ranting.

Huwae menyatakan,  PDI Perjuangan tidak segan-segan mengeluarkan surat pemecatan terhadap kader yang mbalelo atau terbukti membangkan dan  tidak menjalankan  amanah partai.

Ditegaskanya rekomendasi yang diberikan PDI Perjuangan nuntuk pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno (BAILEO) untuk bertarung merebut kursi Maluku satu wajib diamankan oleh seluruh kader, fungsionaris. Oleh karena itu seluruh kader dan pengurus diwajibkan bekerja memenangkan pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Murad Ismail-Barnabas Orno.

Menurutnya DPP PDIP dibawah komando Megawati Soekarnoputri, sangat jelas memberikan rekomendasi politik kepada pasangan bakal calon dengan akronim BAILEO itu. Olehnya itu, wajib hukumnya seluruh kader dan pengurus memenangkan pasangan BAILEO di 11 kabupaten/kota se-Maluku.

Disinggung soal kekalahan PDIP Maluku pada Pilkada 2015 dan 2017 di beberapa kabupaten/kota, Ketua DPRD Maluku ini menilai, dalam pembahasan visi misi dalam Rakerdasus PDIP ini, salah satunya membahas soal target pemenangan PDIP Pilkada maluku 2018.

Ketua DPC PDIP Kota Ambon, James Maatita menegaskan, setiap kader dan pengurus partai di tingkat provinsi sampai anak ranting wajib memenangkan pasangan BAILEO. Sanksi pemecatan akan diberikan kepada kader yang membangkang perintah partai.

Kepengurusan PDIP Kota Ambon kata Maatita juga akan menjalankan instruksi tersebut. Dimana kader yang membangkan akan dipecat. Apalagi yang terdaftar pada daftar caleg 2019 namun tidak menjalankan rekomendasi partai, akan dicoret.

Maatita menyatakan, kader yang terbukti tidak bekerja untuk kemenangan pasangan BAILEO, apalagi bekerja untuk kandidat lain, akan dikenai sanksi. Bahkan, dipecat sekalu kader maupun pengurus.

Baik Edwin Huwae maupun James Maatika, kembali  menegaskan sanksi juga bisa diberikan kepada calon anggota legislatif 2019 dari PDIP. Bila diketahui tidak mendukung atau mengamankan keputusan partai, namanya akan dicoret dari Daftar Calon Tetap (DCT).

Untuk diketahui, pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Murad Ismail – Barnabas Orno dengan akronim BAILEO pada pilkada maluku 2018 diusung Partai NasDem, Hanura, Gerindra , PDIP, PKB, PKPI,PPP dan PAN.DMS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here