Tawuran Kelompok Pemuda Di Kudamati Sejumlah Tempat Jualan Rusak

0
16
tawuran

Berita Ambon – Tawuran antar kelompok pemuda lorong SPK dan lorong Sinar, di Kudamati, Kelurahan Benteng Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, kembali pecah akibatnya sejumlah tempat jualan milik warga mengalami rusak.

Tawuran antar kedua kelompok itu, terjadi pada Minggu (12/05) malam, sekira pukul 19:00 WIT tepatnya di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Hauluusy Ambon.

Seorang saksi mata YW (59 Thn), menjelaskan, bahwa saksi melihat beberapa orang pemuda menggunakan enam 6 motor mendatangi pangkalan ojek depan RSUD dan langsung melakukan pemukulan terhadap korban HW. Korban HW saat itu berada dipangkalan ojek SPK sedang menunggu penumpang.

“Awalnya ada beberapa pemuda menggunakan sekitar enam motor mendatangi tempat ojek , mereka langsung memukul korban yang sedang duduk. Melihat korban dipukul “beta” (saya) langsung berlari meminta bantuan dengan cara memukul tiang listrik yang ada disekitar tempat ojek” kata YW

Dari kejadian tersebut mengakibatkan aksi saling lempar batu antara kedua kelompok.

Saksi juga menjelaskan, kalau tempat jualanya maupun  beberapa tempat jualan milik warga yang lain ikut dirusak oleh kelompok pemuda yang diduga berasal dari lorong Sinar.

“Beta liat “dorang” (mereka) membanting, menendang dan membalik meja jualan. Beta punya jualan yang ada di atas meja tumpah ke tanah” jelasnya.

Saksi juga mengaku mengenal salah seorang pelaku berinisial RL yang pada saat itu turut melakukan pemukulan terhadap korban HW.

YW menambahkan, aksi saling lempar batu tersebut berlangsung kurang lebih 20 menit, beruntung tidak sampai memimbulkan korban jiwa .

Mendapat laporan masyarakat, tiga personil Polisi yang betugas di Pos Benteng tiba di TPK untuk membubarkan kedua kelompok yang bertikai dengan cara melepaskan gas air mata.

Upaya yang dilakukan petugas tidak direspons oleh kelompok yang bertikai hingga satu regu PRC Polres Pulau  Ambon tiba di TKP bersama anggota Pos Benteng melakukan tidakan tegas terhadap kedua kelompok tersebut dengan cara melepaskan tembakan gas air mata, barulah kedua kelompok, bisa membubarkan diri mereka.

Akibat dari kejadian tersebut mengakibatkan korban material berupa, tempat jualan milik ibu Yermelina wattimena/Movun, warga lorong SPK Kudamati, tempat jualan milik Ibu Lely Serusya warga Gunung Nona, tempat jualan milik Ibu Yul Mancino, warga lorong SPK, Satu buah motor milik Shen Wattimena  juga beralamat di lorong SPK dan tempat jualan milik Ibu Fransina Ferdinandus, warga Benteng mengalami rusak parah.

Untuk saat ini situasi pada TPK sudah kondusif dan kegiatan masyarakat sudah berlangsung normal namun petugas keaamanan masih berjaga pada lokasi TKP. Berita Maluku Radio DMS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here