BI: Masyarakat Optimis Ekonomi Maluku Akan Membaik

Ambon  – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku mencatat hasil survei yang dilakukan menunjukkan masyarakat cukup optimistis ekonomi daerah ke depan akan membaik.

Hal tersebut tercermin dari indeks keyakinan konsumen (IKK) yang terpantau meningkat dari 119.87 pada Juli 2017 menjadi 122.84 pada Agustus 2017.

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku Bambang Pramasudi  mengatakan, BI melakukan Survei Konsumen (SK) secara berkala untuk mengetahui perilaku dan pandangan masyarakat terhadap kondisi ekonomi pada level rumah tangga.

Membaiknya tingkat keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi itu lebih didorong oleh optimisme terhadap perbaikan ekonomi ke depan.

Dia mengatakan, optimisme itu didorong oleh ekspektasi masyarakat dalam enam bulan ke depan yang meliputi membaiknya penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, maupun kegiatan usaha.

Hal ini merupakan sinyal positif bagi membaiknya pertumbuhan ekonomi Maluku setelah sedikit melambat pada triwulan II-2017.

Kondisi penghasilan khususnya nelayan dan petani diperkirakan semakin membaik seiring dengan kondisi cuaca yang kondusif, setelah mengalami kesulitan melaut dan gagal panen pada periode sebelumnya.

Meningkatnya produksi ikan dan pertanian khususnya komoditi hortikultura telah mendorong optimisme masyarakat terhadap penghasilan mereka.

Bambang mengatakan, kondisi kegiatan usaha diperkirakan juga membaik, khususnya sektor perdagangan dan perikanan. Permintaan global terhadap kondisi ikan yang tinggi diperkirakan terus mendorong pertumbuhan sektor perikanan dan industri pengolahan ikan.

Dengan membaiknya sektor tersebut diharapkan dapat mendorong sektor lain dari perdagangan retail hingga penjualan barang tahan lama seperti mobil dan motor, maupun rumah tinggal yang saat ini mulai berkembang khususnya tipe kecil.

Menurut hasil survei tersebut, masyarakat sangat mengharapkan peningkatan ketersediaan lapangan kerja yang saat ini dinilai masih kurang.

Berdasarkan responden, membaiknya kegiatan dunia usaha membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah dalam hal perbaikan birokrasi dan percepatan izin usaha. Sinergitas antara pelaku usaha dengan pemerintah daerah diyakini dapat mendorong penciptaan lapangan kerja.

Optimisme masyarakat terhadap membaiknya penghasilan dan kondisi kegiatan usaha diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi Maluku ke depan. (DMS-Antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *