Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Tentang Budidaya Tanaman Cabai Versi CROWDE

0
17
crowde

Membudidayakan cabai sangat serbaguna. Anda dapat menanamnya di jendela yang cerah, di rumah kaca, atau langsung di tanah. Mereka juga sempurna untuk ditanam di wadah atau pot tertentu dan tanaman cabai yang berwarna cerah adalah cara yang bagus untuk mencerahkan konservatori atau teras Anda. Untuk memahami lebih lanjut tentang cara membudidayakan tanaman cabai, berikut ini CROWDE bagikan berbagai pertanyaan yang paling sering ditanyakan tentang menanam cabai.

Pertanyaan yang Sering ditanyakan ke Crowde :

Apakah Tanaman Cabai Membutuhkan Sinar Matahari atau Tempat Teduh?

Tanaman cabai tumbuh dengan baik di bawah sinar matahari penuh. Mereka akan tumbuh di tempat teduh sebagian, tetapi mereka tidak akan sama produktifnya dengan berada di bawah sinar matahari. Untuk itu, tempat yang cerah adalah yang terbaik.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Menumbuhkan Tanaman Cabai?

Lamanya waktu tumbuh tanaman cabai bervariasi. Namun, untuk mendapatkan hasil cabai yang paling matang dibutuhkan waktu sekitar 60-150 hari, yang merupakan kisaran besar. Cabai yang lebih manis biasanya matang dalam waktu 60-90 hari, dan untuk mendapatkan cabai yang lebih pedas membutuhkan waktu yang lebih lama. Meskipun demikian, Anda tetap perlu memperhatikan jumlah hari kematangan cabai yang tercatat pada paket benih. Itu adalah hari h setelah menanam sampai tanaman cabai menghasilkan cabai dewasa. Tetapi, jika Anda tidak memperhitungkan waktu dari menanam benih hingga tumbuh menjadi bibit yang dapat Anda transplantasi, maka Anda bisa memperkirakannya, yaitu sekitar 8-10 minggu.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan Tanaman Cabai untuk Menghasilkan Buah?

Sama seperti halnya dengan menanam, lamanya waktu untuk tanaman cabai menghasilkan buah cabai juga bervariasi. Untuk mendapatkan hasil yang paling matang, dibutuhkan waktu sekitar 60-150 hari, yang merupakan kisaran besar. Buah cabai yang lebih manis biasanya matang dalam waktu sekitar 60-90 hari, dan cabai yang lebih pedas membutuhkan waktu lebih lama, yaitu hingga 150 hari.

Apa Makanan Terbaik untuk Tanaman Cabai?

Pupuk tomat yang baik biasanya cukup untuk tanaman cabai. Campurkan ke tanah sebelum menanam, yaitu sekitar 3 pon per 100 kaki persegi. Setelah paprika mulai muncul, berikan pupuk sekali lagi. Anda juga dapat menggunakan pupuk kandang atau kompos, yang bekerja lebih lambat ke dalam tanah. Namun, banyak pupuk yang akhirnya terpengaruh oleh tanah, jadi Anda mungkin ingin mempertimbangkan tes tanah jika Anda mengalami masalah.

Berapa Lama Anda Bisa Menjaga Tanaman Cabai?

Sebagian besar tanaman cabai hanya akan bertahan selama satu musim di kebun Anda, tetapi jika Anda memindahkannya dan membawanya ke dalam ruangan, dan merawatnya dalam kondisi yang baik, Anda dapat menyimpannya sepanjang tahun dan mungkin lebih lama. Beberapa orang bahkan dapat menjaga tanaman cabai mereka selama 3 tahun atau lebih.

Bisakah Anda Menyimpan Benih dari Tanaman Cabai Anda dan Menggunakan Mereka untuk Menumbuhkan Tanaman Cabai Lainnya?

Bisa! Sebagai penanam cabai, Anda mungkin ingin menyimpan benih dari kumpulan cabai saat ini daripada membeli benih baru setiap tahun. Menyimpan benih juga menghemat uang, dan memastikan hasil cabai Anda merupakan cabai favorit Anda dari musim ke musim. Beruntungnya, tanaman cabai sangat cocok untuk menghemat benih. Panen benih dari cabai adalah proses yang sederhana, dan mereka membutuhkan sedikit usaha untuk mengeringkan dan menyimpannya.

 

Itulah berbagai pertanyaan yang paling sering ditanyakan tentang menanam cabai versi CROWDE. Bagi Anda yang ingin mencoba membudidayakan tanaman cabai, namun tidak memiliki banyak waktu, maka Anda dapat mencoba memberikan sedikit kontribusi pada proyek budidaya tanaman cabai Indonesia dengan melakukan investasi pertanian di CROWDE.

CROWDE

CROWDE adalah sebuah startup pertanian terpercaya yang telah terdaftar di OJK. CROWDE merupakan sebuah startup pertanian yang menyediakan platform untuk menghimpun dana dari masyarakat sebagai modal kerja petani. Dengan metode crowd-lending dan P2P lending, CROWDE bergerak sebagai platform permodalan yang mengelola dana masyarakat yang disalurkan pada proyek petani. Dengan cara ini, itu memungkinkan siapapun untuk memberikan modal dan memilih proyek mana yang ingin dimodali. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi laman resmi CROWDE di https://crowde.co/.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here