Saturday 17th February 2018

BPJS Kesehatan Ambon Segera Evaluasi Keluhan Masyarakat Terhadap Pelayanan di RS

By: On:

Ambon- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial-Kesehatan (BPJS-K) Cabang Ambon dalam waktu dekat ini akan melakukan evaluasi terkait dengan masih adanya keluhan masyarakat terhadap pelayanan BPJS-K di sejumlah rumah sakit di Kota Ambon.

Kepala BPJS-Kesehatan Cabang Ambon Rahmad Asri Ritonga, mengatakan, pihaknya akan mengundang para pimpinan rumah sakit (RS) di Maluku guna melakukan pertemuan, sekaligus melakukan evaluasi terkait dengan keluhan peserta BPJS-K saat berobat ke rumah sakit.

Selain evaluasi juga akan dilakukan sosialisasi ke rumah sakit-rumah sakit terkait tanggungjawab dan kewajiban masing-masing pelaksana.

Menurut Ritonga, harus ada petunjuk teknis (Juknis) dari masing-masing pelaksana. Jika BPJS-Kesehatan  sebagai pengelola keuangan membayarkan apa yang diklaim oleh rumah sakit, maka rumah sakit juga wajib memberikan pelayanan maksimal dengan tidak membeda-bedakan pasien umum maupun pasien yang merupakan peserta BPJS-K.

Ritonga mengatakan rumah sakit seharusnya tidak membeda-bedakan dalam hal pembeian pelayanan kepada pasien. Pasien umum biasanya dilayani dengan ramah sementara pasien yang merupakan peserta BPJS-Kesehatan sering diacuhkan.

Pihak BPJS-K juga sekaligus akan  mengingatkan bahwa dalam perjanjian kerja sama sebetulnya peserta tidak lagi diperkenankan membeli obat diluar sebab itu menjadi kewajiban rumah sakit, karena klaimnya dibayarkan terus menerus oleh BPJS-K.

Karena itu Ritonga juga  mengingatkan kepada masyarakat peserta BPJS-K supaya disiplin membayar premi hingga tidak menjadi masalah ketika akan dirawat di rumah sakit. 

Masyarakat juga diminta memahami prosedur pelayanan. Untuk hal-hal yang tidak membutuhkan tindakan segera, ada baiknya berobat fasilitas tingkat pertama seperti Puskesmas untuk diperiksa oleh dokter yang ada di Puskesmas. Jika sakitnya tidak bisa ditangani di Puskwesmas, Poliklinik atau di dokter perorangan, barulah dirujuk ke rumah sakit. Surat rujukan inilah yang akan dibawa ke rumah sakit untuk pengobatan lanjutan.

Peserta BPJS-K yang ingin berobat ke rumah sakit tanpa menyertakan surat rujukan, tentu saja akan ditolak oleh pihak rumah sakit. (DMS-Antara) 

 

No Responses

Tinggalkan Balasan

Contact Person WhatsApp us