BPOM Ambon Temukan 160 Kosmetik Ilegal Dijual Bebas Di MCM

Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Ambon menemukan puluhan produk kosmetik ilegal tanpa izin edar yang dijual bebas di swalayan Maluku City Mall Ambon saat menggelar inspeksi mendadak (Sidak) Kamis 7 September.

Kepala BPOM Ambon, Sandra Lintin menjelaskan dari hasil operasi tersebut telah ditemukan sebanyak 160 produk  dalam 1457 kemasan baik dalam bentuk botol, pot dan lainnya.

Nilai ekonomi semua produk ini mencapai Rp.53.805.000. Temuan tersebut adalah produk kosmetik yang tak terdaftar dan mengandung bahan kimia berbahaya.

Sandra mengatakan semua produk ini ditemukan ditiga tempat di MCM.

Sebelum melakukan operasi ini pihaknya telah melakukan penyelidikan awal terhadap produk-produk kosmetik ilegal karena di produk tersebut tidak tercantum izin edarnya.

Penjualan produk ilegal dapat diproses hukum sesuai yang diatur dalam Undang-undang Kesehatan Nomor 36 pasal 197 tentang izin kosmetik.

Sandra Lintin mewanti-wanti masyarakat di Maluku lebih khusus di Kota Ambon agar tidak mudah termakan rayuan penjual produk kosmetik yang menawarkan khasiat yang belum pasti hasilnya.

Menurutnya produk kosmetik ilegal mengandung obat yang bisa berefek buruk para penggunanya dalam waktu 2 hingga tiga tahun.

Ia menghimbau masyarakat bertanya kepada BPOM soal laik atau tidaknya produk kosmetik yang beredar di pasaran.

Lintin menambahkan suatu produk kosmetik dinyatakan sah dipakai jika tertera kode CD (untuk kosmetik dalam negeri) atau CL (untuk kosmetik luar negeri). Selain itu tertera juga penanda NA karena penanda ini berarti produk tersebut telah direkomendasikan oleh BPOM. Oleh karena itu masyarakat diminta jangan percaya produk kosmetik yang tidak mencantumkan komposisi, produsen dan tak tertulis masa berlaku produk.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *