BPS: Ekpor Maluku Oktober 2017 Turun

Ambon – Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku mencatat pada bulan Oktober 2017 realisasi kegiatan ekspor daerah ini mencapai 0,28 juta dolar AS atau terjadi penurunan sebesar 98,11 persen dibanding ekspor September 2017.

Pada Oktober 2016 Maluku juga melakukan ekspor dengan nilai sebesar 0,11 juta dolar AS.

“Secara komulatif nilai ekspor Maluku periode Januari-Oktober 2017 mencapai 33,58 juta dolar atau meningkat 19,29 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2016,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Maluku, Jessica Pupella di Ambon, Rabu.

Dia mengatakan, kegiatan ekspor selama periode Januari-Oktober 2017 negara tujuan ekspor dari daerah ini adalah ke Malaysia, Hongkong, Amerika Serikat, Thailand, Kenya, Sri Langka, dan Timor Leste.

“Ekspor terbesar menuju Malaysia dengan nilai 32,13 juta dolar, ke Timor Leste merupakan kegiatan perdagangan lintas batas laut antar negara,” ujarnya.

Sedangkan total nilai ekspor komoditi asal Maluku yang diekspor dari pelabuhan luar Maluku pada Oktyober 2017 mencapai 2,18 juta dolar atau menurun 34,89 persen dibanding September 2017.

Jessica mengatakan, secara komulatif nilai ekspor komoditi asal Maluku yang diekspor dari pelabuhan luar Maluku pada Januari-Oktober 2017 mencapai 37,67 juta dolar atau meningkat 75,27 persen terhadap periode yang sama tahun 2016.

“Ekspor Maluku pada Oktober 2017 mencapai 0,28 juta dolar dengan komoditas barang non migas, nilai ini menurun jika dibandingkan dengan September 2017 mencapai 98,11 persenm,” ujarnya.

Hal ini lebih diakibakan, lanjutnya, adanya ekspor barang migas pada bulan September 2017. Pada Oktober 2016 Maluku melakukan ekspor barang non migas senilai 0,11 juta dolar.

Menurutnya, ekspor Maluku pada bulan Januari-Oktober 2017 berasal dari kelompok minyak mentah sebesar 32,13 juta dolar, kelompok komoditi ikan dan udang sebesar 1,11 juta dolar, dan komoditi lain sebesar 0,34 juta dolar.

“Komoditi minyak mentah yang diekspor adalah minyak petroleum mentah, komoditi ikan dan udang yang diekspor adalah jenis ikan kerapu, ikan tuna loin, dan ikan cakalang serta komoditi ekspor lainnya adalah kapal penangkap ikan dengan tonase 40-250 GT,” katanya.

Perbandingan nilai ekspor Maluku kumulatif periode Januari-Oktober 2017 terhadap Januari-Oktober 2016 menunjukan peningkatan sekitar 19,27 persen. Budi Suyanto. (DMS-Antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *