BPS: Ekspor Maluku September Terjadi Peningkatan

Ambon-Badan Pusat Statistik Maluku mencatat pada September 2017 realisasi kegiatan ekspor daerah ini mulai terjadi peningkatan, dengan perolehan devisa mencapai 14,79 juta dolar AS.

“Hal itu terjadi peningkatan sekitar 437.516,57 persen dibanding ekspor Agustus 2017,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Dumangar Hutauruk di Ambon, Kamis.

Pada bulan September 2016 Maluku juga melakukan ekspor ke luar negeri dengan nilai mencapai 2,05 ribu dolar AS.

Secara komulatif nilai ekspor Maluku selama periode Januari-September 2017 mencapai 33,30 juta dolar AS atau meningkat 19 persen dibanding periode yang sama tahun 2016.

Dumangar mengatakan, negara tujuan ekspor Maluku selama periode Januari-September 2017 antara lain Malasya, Hong Kong, Amerika Sertikat, Thailand, Kenya, Sri Langka, dan Timor Leste.

“Ekspor terbesar menuju Malasya dengan nilai 32,13 juta dolar AS, sedangkan ekspor ke Timor Leste merupakan kegiatan perdagangan lintas batas laut antar negara,” ujarnya.

Menurutnya, total nilai ekspor komoditas asal Maluku yang diekspor dari pelabuhan luar Maluku pada September 2017 mencapai 3,34 juta dolar AS, atau menurun 39,52 persen dibanding dengan bulan Agustus.

“Secara komulatif nilai ekspor komoditas asal Maluku yang diekspor dari pelabuhan luar Maluku pada Januari-September 2017 mencapai 35,49 juta dolar AS atau meningkat 81,07 persen terhadap periode yang sama pada 2016,” ujarnya.

Ekspor Maluku Januari-September 2017 berasal dari kelompok minyak mentah sebesar 32,13 juta dolar AS, komoditas ikan dan udang sebesar 0,83 juta dolar AS, dan komoditas lainnya sebesar 0,34 juta dolar AS.

sedangkan selama periode Januari-September 2017 ekspor Maluku tersebar melalui beberapa pelabuhan ekspor yakni pelabuhan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sebanyak 32,13 juta dolar AS, pelabuhan Dobo Kabupaten Kepulaua Aru sebanyak 0,70 juta dolar AS, dari pelabuhan Yos Sopedarso Ambon sebanyak 0,27 juta dolar AS. disamping ekspor dari Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), mencapai 0,20 juta dolar AS, dan melalui pelabuhan Lirang Kabupaten Maluku Barat Daya dengan nilai mencapai 5,99 ribu dolar AS.DMS-Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *