Berita Maluku – Perum Bulog Maluku siap melakukan kegiatan operasi pasar murah ke desa-desa atau kelurahan yang mengajukan permintaan terutama penjualan beras.
“Kami siap melayani permintaan dari masyarakat yang mengajukan permohonan untuk dilakukan pasar murah di lokasi tersebut asalkan surat permintaan itu ditandatangani oleh Kepala Desa, atau Lurah setempat,” kata Kepala Perum Bulog Maluku dan Maluku Utara Chaerul Mazhar di Ambon, Selasa.
Ia mempersilakan masyarakat yang membutuhkan beras Bulog mengajukan permohonan ke Bulog disertai surat dari Lurah, atau Kepala Desa (Kades), dan Raja setempat.
Chaerul menyampaikan pihaknya sudah menyiapkan stok untuk memenuhi permintaan pasar murah guna memenuhi kebutuhan beras.
“Yang penting ada surat resmi, kalaupun surat keterangan dari Lurah atau Kades agak susah, surat dari RT/RW pun kami layani asalkan ada stempel RW/RT,” ujarnya.
Akan tetapi ia menyampaikan bukan berarti yang mengajukan permohonan akan langsung dilayani karena harus diproses terlebih dahulu .
Dia mengatakan, selama ini Bulog Maluku juga mendukung pemerintah terutama dalam pelaksanaan kegiatan pasar murah atau pasar pangan murah yang dilakukan Pemerintah Kota Ambon maupun Pemerintah Provinsi Maluku yang dilakukan dua kali dalam satu minggu berjalan.
“Setiap Selasa, kegiatan pasar pangan murah Bulog menyediakan beras sebanyak tiga ton, dan dijual dengan harga Rp57.000 per lima kilogram , itu pun tidak mencukupi karena menjadi rebutan pembeli yang datang berkunjung ke pasar pangan murah tersebut,” ujarnya.
“Karena itu kami mengajak warga masyarakat Kota Ambon yang bermukim di desa atau kelurahan yang padat penduduk dan susah ke pasar silakan ajukan permohonan ke Bulog,” ujarnya
Terkait stok beras Bulog Maluku dalam menghadapi perayaan Natal cukup aman bahkan hingga awal 2024 mendatang.
“Stok beras yang ada sekarang ini khususnya untuk Maluku saja sebanyak 8.705 ton yang tersimpan di gudang Kota Ambon sebanyak 7.420 ton, dan Kota Tual 1.285 ton,” ujarnya.(DMS-Antara)