Berita Seram Bagian Barat, Kairatu – Ibadah Pentabisan mengawali seluruh rangkian kegiatan pelaksanaan acara peresmian rumah Pastori 3 Kamarian dipimpin langsung pdt. Odang Aponno yang mengantarkan pembacaan Firman Tuhan terambil dari kitab Mazmur 127:1-2. Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya, jikalau bukan Tuhan yang mengawal kota sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
Dalam refleksi Firman Tuhan pdt. Apono menyampikan selaku jemaat GPM Kamarian dalam pelaksanaan peresmian rumah Pastori 3 jemaat Kamarian dapat dimanfaatkan oleh hambaTuhan sebagai rumah pergumulan dan sebagai hamba untuk selalu lebih dekat dengan Tuhan dalam setiap pelayanan bersama dengan para jemaat.
Usai pelaksanaan ibadah Pentabisan acara dilanjutkan dengan penjemputan rombongan bupati Seram Bagian Barat Yasin Payapo oleh panitia dengan menampilkan tarian Cakalele.
Bupati Seram Bagian Barat Yasin Payapo bersama ketua klasis GPM Kairatu Zet Sahertian didapuk untuk menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian rumah Pastori 3, jemaat GPM Kamarian yang pelaksanaan pembangunannya melibatkan seluruh jemaat Kamarian.
Bupati Seram Bagian Barat Yasin Payapo dalam sambutanya menyampaikan, pemerintah daerah pada prinsipnya akan selalu menjalin kerjasama yang baik dengan gereja-gereja pada setiap klasis-klasis yang ada di kabupaten Seram Bagian Barat.
Momentum berbagai kegiatan gereja yang diselenggarakan baik itu sidang MPL dan MPP akan mendapatkan perhatian dan bantuan pemerintah daerah agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan lancar.
Ucapan terima kasih juga disampaikan dirinya selaku bupati Seram Bagian Barat atas sambutan yang diberikan oleh penitia penyelenggaraan kegiatan bersama masyarakat dengan sajian tarian Cakalele saat dirinya bersama rombongan tiba di lokasi tempat pelaksanaan kegiatan.
Pada kesemapatan yang sama ketua Klasis GPM Kairatu Zet Sahertian menyampaikan, rumah pastori yang baru saja selesai dibangun ini merupakan rumah berteduh dan rumah pergumulan buat setip pendeta yang ada pada gereja Protestan Maluku, perumahan Pastori kata Sahertian, jangan liat dari kondisi bangunanya tetapi harus dilihat dari bagimana setiap hamba Tuhan dapat memanfaatkannya guna melakukan pelayanan bagi umat dengan segala baik.
Sementara itu Melkisedek Tuhehay selaku ketua penitia pembangunan rumah Pastori 3 jemaat Kamarian dalam sambutanya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak baik para jemaat, para donator dan juga pemerintah daerah kabupaten SBB yang telah turut memberikan bantuan sehingga seluruh proses pembangunan rumah Pastori 3 jemaat Kamarian dapat diselesaikan pembangunannya dengan lancar.DMS