Dinas Pariwisata Maluku Tengah Kembangkan Konsep Pariwisata Berbasis Masyarakat dan Lingkungan

Ambon-Dinas Pariwisata Kabupaten Maluku Tengah terus melakukan pembenahan dan pengembangan konsep pembangunan pariwisata di kabupaten Maluku Tengah.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Maluku Tengah Salim Sulaiman mengatakan, Dinas Pariwisata saat ini tengah mengembangkan dua konsep dalam pengembangan pariwisata yaitu konsep pariwisata yang berbasis masyarakat dan konsep pariwisata berbasis lingkungan.

Untuk kepentingan pengembangan konsep pariwisata ini,  Dinas Pariwisata kini melakukan identifikasi potensi pariwisata yang ada di kabupaten Maluku Tengah, meliputi  wisata bahari, wisata alami, wisata budaya, wisata sejarah dan wisata buatan.

Salim mengatakan, dari 177 objek wisata yang  terdata, pihaknya akan melakukan identifikasi guna mengetahui karakteristik dari tiap-tiap kawasan wisata serta potensi wisata yang bisa dikembangkan agar menjadi kawasan terpadu wisata baik masyarakat maupun lingkungannya.

Dirinya mengakui  pengembangan pariwisata yang dilakukan selama ini belum maksimal. Kendalanya ada pada lahan atau lokasi kawasan pariwisata. Polemik internal keluarga soal status lahan menjadi kendala utama.

Salah satu kawasan pariwisata yang memiliki potensi luar biasa, yaitu kawasan wisata  Lubang Buaya di Desa Morela Kecamatan Leihitu. Potensi wisata ini menurut Salim, perlu dikelola secara baik. Saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi baik dengan pemilik lahan, camat maupun aparatur desa, sehingga objek tersebut bisa dikembangkan lebih baik.

Menurutnya, dua konsep pembangunan pariwisata yang berbasis masyarakat dan pembangunan pariwisata yang berbasis lingkungan yang dikembangkan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Maluku Tengah ini, dapat memberikan manfaat untuk kemajuan dan pengembangan objek-objek wisata di Maluku Tengah serta bisa memberikan nilai tambah baik itu bagi masyarakat sekitar objek wisata maupun PAD bagi pemerintah daerah.DMS

Maluku Disarankan Bentuk KEK Pariwisata

Banda,siap dijadikan daerah strategis nasional

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *