Dinas Tata Kota Akan Bangun Septic Tank Komunal Di Kawasan Hunian Warga

Ambon-Kepala dinas Tata kota Ambon, Deny Lilipory menyatakan, pemerintah kota Ambon saat ini tengah mensosialisasikan kepada masyarakat terkait dengan septic tank komunal. Menurutnya septic tank komunal dibuat untuk memudahkan masyarakat beraktivitas dalam suatu pemukiman tanpa harus ke toilet umum.

Dijelaskannya, pada awalnya pemerintah pusat lewat dinas pekerjaan umum provinsi maupun kota juga badan swasta seperti UNDP  telah membuat toilet-toilet umum di sejumlah lokasi pemukiman warga. Namun dalam perjalannnya, toilet umum tersebut tidak lagi berfungsi sengai toilet umum, karena warga masyarakat kemudian membuat toilet di rumah masing-masing, sehingga toilet umum yang dibangun pemerintah saat ini menjadi ,monumen

Walaupun demikian, Lilipory mengakui dari situlah terlihat peningkatan pola  kehidupan warga yang sehat dan baik  karena menggunakan toilet umum untuk melakukan kegiatan MCK daripada sebelumnya dilakukan di sungai.

Terkait hal tersebut, lanjut Lilipory, saat ini pemerintah pusat lewat kementrian pekerjaan umum tidak lagi mengganggarkan dana guna pembangunan MCK, namun sebaliknya membuat septic tank komunal, yaitu menggabungkan saluran limbah dari beberapa rumah keluarga yang bermuara pada satu septic tank. Satu septic tank dapat menampung 10 hingga 20 pipa saluran limbah rumah tangga.

Lilipory menjelaskan pemerintah tidak membuat MCK umum karena persoalan kesulitan diantaranya  sulitnya mendapatkan lahan untuk mendirikan MCK. Selain itu juga guna menghindari MCK umum akan menjadi monumen.

Sebaliknya dengan septic tank komunal, standar kesehatan masyarakat makin meningkat karena dengan mengalirkan pipa ke satu tampungan dapat meminimalisir kondisi tersumbatnya saluran limbah di masing-masing rumah, serta melalui septic tank komunal pihaknya gampang untuk melakukan pemeliharaan serta menguras.

Kegiatan septic tank komunal ini akan ditangani oleh UPTD air limbah dari dinas tata kota, sehingga dipastikan masyarakat tidak akan mengalami kesulitan dalam mengoperasikan sistem septic tank komunal dimaksud.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *