DPD RI Memperjuangkan Daerah Kepulauan Agar Sejajar Dengan Daerah Lain

Belitung – Daerah kepulauan harus bisa mengejar ketertinggalan dari daerah lainnya, Disadari atau tidak, kondisi  daerah kepulauan saat ini,  tingkat kesejahteraannya masih tertinggal dibandingkan daerah lainnya di Indonesia. Hal tersebut dapat kita lihat pada daerah-daerah kepeulauan  seperti daerah kepulauan maluku ataupun  Belitung. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPD RI Letjen (Purn) Dr. Nono Sampono pada pertemuan dengan para nelayan Belitung pada hari Selasa, 28 November 2017 di Belitung berdasarkan Keputusan DPD RI Nomor 4/DPD RI/I/2017-2018.

Pada Kantor Bupati tersebut dihadiri oleh Bupati Belitung, Wakil Bupati Belitung, Anggota DPD RI Provinsi Bangka Belitung Telli Gozalli, Forum Kominikasi Daerah Kabupaten Belitung, Pejabat di Lingkungan Kabupaten belitun, serta masyarakat Nelayan yang ada di Kabupeten Belitung.

Belitung berpotensi menjadi daerah destinasi pariwisata utama di Indonesia. Dengan daya Tarik yang luar biasa yang dimiliki oleh Belitung, karena Belitung mampu menjadi daerah wisata utama seperti Provinsi Bali. Dengan catatan Belitung mampu menciptakan rasa aman, nyaman dan didukung oleh transportasi menjadi modal kuat bagi Belitung Ujar Mantan Komandan Marinir tersebut.

Bupati Belitung Sahani Saleh menyebutkan bahwa letak pulau Belitung berada pada posisi yang strategis, berbatasan dengan pulau sumatera, laut Samudra Indonesia, pulau Kalimantan dan dengan negara tetangga singapura,  sehingga posisinya sangat strategis untuk lalulintas transportasi. Dengan demikian diharapkan dapat memacu perekonomian Belitung. Selain itu pariwisata Belitung terus dipacu, dan pada saat ini kunjungan pariwisata ke Belitung  mencapai 1500 orang perhari. Dengan dukungan seluruh pihak, diharapkan potensi wisata  daerah “laskar pelangi” ini dapat lebih dikembangkan lagi sehingga mampu berkembang menjadi daerah wisata sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Nono Sampono.

Dalam sesi tanya jawab, seorang nelayan berkeluh kesah bahwa mereka mengalami kesulitan untuk mengurus perizinan operasional kapal nelayan dengan spesikasi tertentu  kalau pengurusan izinnya  harus sampai ke Ibu Kota Provinsi di Bangka. Apakah tidak memungkinkan pengurusannya hanya di Belitung.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *