Komisi III DPRD Kota Ambon Pertanyakan Proyek Air Bersih Desa Halong  

Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon Cristianto Laturiuw

Ambon-Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon Cristianto Laturiuw, menduga ada ketidakberesan dalam pengerjaan proyek air bersih di desa Halong Batu-Batu Dusun Mamoke  yang dikerjakan oleh PT Azril Perkasa sejak Januari 2016 yang menghabiskan anggaran 2,7 miliar rupiah dari dana APBN.

Ia membenarkan dari hasil peninjauan komisi III DPRD kota Ambon di lapangan, dan berbagai laporan masyarakat yang diterima oleh komisi III DPRD kota Ambon,  proyek air bersih telah selesai dikerjakan, namun hingga saat ini tidak dapat dipergunakan untuk kepentingan masyarakat sekitar.

Menurut Laturiuw, seharusnya pelaksanaan proyek yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah tersebut dapat memberikan manfaat  bagi masyarakat, terutama mereka yang berada disekitar lokasi proyek yang dibangun, namun pada kenyataan dilapangan tidak seperti yang diharapkan, sementara disisi lain pihak yang mengerjakan proyek tersebut mengatakan seluruh pekerjaan telah selesai dikerjakan.

komisi III akan panggil kontraktor

Oleh karena itu komisi III akan memanggil kontraktor  yang mengerjakan yang  proyek tersebut guna membicarakan dan mencari solusi penyelesaiannya.

Untuk diketahui sampai dengan saat ini proyek air bersih yang telah menghabiskan anggaran 2,7 miliar rupiah di desa Halong Batu-Batu, tidak dapat difungsikan oleh masyarakat, diduga kuat  ada ketidakberesan dalam pengerjaan proyek tersebut berdasarkan temuan komisi III di lapangan diantaranya tidak berfungsinya pembangkit listrik tenaga surya, sehingga mesin pompa tidak bisa difungsikan, selain itu juga sumber air yang digunakan bukan dari pusat pengeboran tapi dari sungai terdekat.DMS

Baca Juga:
Proyek air bersih di desa Hatu kecamatan Tehoru diduga bermasalah
Warga Amahusu laporkan dugaan korupsi proyek air bersih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *