DPRD Maluku Menduga Pelayaran Perintis , Jadi Patokan Maluku Provinsi Miskin Di Indonesia

Ambon-Kuat dugaan pelayaran perintis yang hingga saat ini masih diberlakukan di provinsi Maluku untuk mengangkut penumpang antar pulau dijadiakan sebagai opini agar Maluku tetap menyandang status sebagai daerah miskin.

Maluku yang sampai dengan saat ini masih menyandang status sebagai salah satu provinsi termiskin di Indoensia, dipertanaykan oleh Ketua komisi C DPRD Maluku Anos Jermias.

Dirinya selaku wakil rakyat di DPRD Maluku akan lakukan on the spot kelapangan untuk melihat langsung rute perjalanan kapal perintis yang ada saat ini sesuai dengan rute-rute yang dilewati, karena banyak laporan masyarakat beberapa daerah di Maluku Tenggara tidak disinggahi oleh kapal perintis.

Nantinya hasil on the spot yang didapatkan langsung akan menjadi masukan untuk disampikan ke pemerintah pusat dalam hal ini dirjen perhubungan laut di Jakarta.

Menurutnya komisi telah membicarakan persoalan tersebut dan dalam waktu dekat DPRD Maluku akan memanggil BPS, untuk menjelaskan secara terperinci indikasi kemiskinan yang dipakai BPS dalam menentukan tingginya angka kemiskinan pada satu daerah.

Dikatakannya ada fakta berbeda kehidupan masyarakat Maluku dengan apa yang disampikan BPS soal masyarakat Maluku, oleh karena itu BPS akan diminta keterangannya indicator yang dipakai dalam menetapkan Maluku sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang dikategorikan provinsi miskin.

Dari tahun ke tahun, menurutnya, Maluku masih menyandang status sebagai provinsi miskin di Indonesia hal ini seharusnya bisa dihilangkan mengingat Maluku memiliki kekayaan alam yang cukup melimpah, namun jika dkatakan masyarakatnya hidup dibawah garis kemiskinan maka harus dicarikan solusinya bersama baik pemerintah daerah setempat dengan para wakil rakyat.DMS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *