DPRD Maluku Minta Menteri ESDM Percepat Proses PI 10%

Ambon-Wakil Ketua DPRD provinsi Maluku yang juga ketua komisi A DPRD provinsi Maluku, Richard Rahakbauw menyatakan  11 tahun pemerintah provinsi Maluku berjuang untuk memperoleh PI 10%, oleh sebab itu dirinya meminta agar lewat Menteri ESDM, dapat memepercepat proses pemberian PI 10% kepada pemerintah provinsi Maluku untuk dikelola demi kemakmuran masyarakat di Maluku.

Dirinya menyatakan, sesuai dengan amanat pasal 33 UUD 1945 menyatakan kekayaan alam dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk kemakmuran masyarakat, namun dirinya merasa hingga kini Maluku belum mendapat kemakmuran dengan berbagai kekayaan alam yang  dimiliki diantaranya minyak dan gas. Hal tersebut diungkapkan Rahakbauw saat tatap muka bersama Menteri ESDM dan Gubernur Maluku di kantor gubernur Maluku.

Dijelaskannya, selama ini pemerintah pusat lewat badan statistik melakukan survey dengan hasil survey Maluku merupakan provinsi termiskin ketiga di Indonesia. Hal tersebut tentunya bertolak belakang dengan kenyataan kekayaan yang dimilliki oleh provinsi Maluku.

Seharusnya pengelolaan minyak dan gas bumi dikelola oleh pemerintah provinsi Maluku, namun hingga kini pemerintah pusat tidak tanggap dan terkesan bertele-tele dalam memberikan kewenangan kepada pemerintah provinsi Maluku dalam hal pengelolaan Blok Masela.

Diakuinya, segala resiko yang akan dihadapi, telah diketahui dan pemerintah provinsi Maluku telah bersepakat untuk bekerjasama diantara stakeholder agar pembangunan yang dilakukan di darat bukan di laut. Semua yang dilakukan adalah untuk kesejahteraan masyarakat, dengan pembangunan di darat masyarakat dapat diberdayakan. 

Bahkan untuk memperlancar proses penerimaan PI 10% tersebut, pemerintah provinsi Maluku telah membentuk BUMD yaitu PT Maluku Energy sebagai perusahaan yang akan bekerjasama.Bahkan, lanjutnya penyediaan sumber daya manusia telah  siap dengan perusahaan yang unggul bahkan telah menjajaki kerjasama dengan investor sebagai persyaratannya.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *