DPRD Usulkan Pelaku Pencabulan Diberi Hukuman Mati Atau Seumur Hidup

Ambon-DPRD Maluku mengusulkan agar para pelaku pemerkosaan anak dibawah umur diberikan hukuman mati atau hukuman seumur hidup sehingga menimbulkan efek jerah.

Penegasan ini disampaikan anggota komisi A DPRD Maluku Herman Hattu menyikapi maraknya kasus pencabulan oleh orang tua kepada anak dibawah umur.

Menurutnya,kasus pencabulan anak dibawah umur dikategorikan kasus kejahatan luar biasa, dikarenakan anak yang menjadi korban pencabulan, akan mengalami rasa traumatic seumur hidup, oleh karena itu penegak hukum baik Kepolisian Jaksa dan Hakim, harus menjadikan hukum sebagai intrumen utama dalam pencegahan dan pengaktifkan  efek jerah  bagi para pelaku.

Para pelaku menurutnya, harus dapat dijatuhkan hukuman maksimal (mati) atau minimal penjara seumur hidup, sebagai sinyal yang bagi  calon pelaku agar mempertimbangkan perbutan yang sama bagi anak-anak dibawah umur.

Menurutnya, jika para penegak hukum tidak mampu untuk memberikan hukuman yang setimpal bagi para pelaku pencabulan, maka dikawatirkan, akan muncul makin banyak kasus-kasus pencabulan atas anak dibawah umur oleh orang tua yang tidak bertanggungjawab.

Seperti diketahui, sepanjang tahun 2017 ini banyak kasus pencabulan anak dibawah umur terjadi di Maluku, khususnya kota Ambon, dimana para pelaku kebanyakan adalah keluarga dekat korban atau orang tua korban sendiri.

Seain itu juga hukuman yang dijatuhkan oleh aparat penegak hukum bagi pelaku pencabulan, masih jauh dari harapan masyarakat karena dinilai tidak sebanding dengan perbuatan para pelaku.DMS

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *