Dukung Kelancaran Tour de Mollucas, Sekolah dan Kantor di Ambon Diliburkan Pada 22 September

Ambon-Pelaksanaan etape V Tour de Mollucas (TdM) yang merupakan etape terakhir, dijadwalkan berlangsung pada 22 September 2017 di Kota Ambon. Untuk mendukung kelancaran lomba dimaksud, seluruh sekolah maupun instansi dijajaran Pemkot Ambon maupun Pemprov Maluku diliburkan pada hari tersebut.

Kepala Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Maluku Kombes Pol.Heru CS menyatakan telah meminta kepada Pemerintah kota Ambon, agar tanggal 22 September seluruh aktifitas sekolah dan kantor diliburkan.

Permintaan libur ini diajukan karena jalur jalan utama yang akan dilewati pebalap akan ditutup dan tidak bisa dilewati kendaraan selama 4 jam.

Menurutnya etape V merupakan yang terberat untuk pengamanan, mengingat kota Ambon tidak memiliki jalan alternatif yang dapat dugunakan untuk mengalihkan kendaraan selama lomba berlangsung

Kepolisian Daerah Maluku mengerahkan 2.400 personil Polri untuk mengamankan jalannya event Tdm yang berlangsung pada 18 hingga 22 September.

Sementara itu anggota DPRD Kota Ambon dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mempertanyakan alasan diliburkannya sekolah maupun kantor jika memang hal itu disetujui Pemprov Maluku maupun Pemkot Ambon.

Menurutnya proses libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah dengan demikian permintaan untuk libur pada tanggal 22 September saat pelaksanaan lomba TdM etape V patut dipertimbangkan.

Seperti diketahui etape pertama TdM dari Piru Ibukota Kabupaten SBT menuju Masohi, telah dimulai pada Senin (18/9) pagi, dengan jarak 179,9 kilometer. Etape kedua Wahai-Bula 155,8 kilometer, etape ketiga dari Bula-Wahai 153,8 kilometer, dan Etape keempat Masohi-Waiprit dengan jarak 141,5 kilometer.

Kota Ambon, yang menjadi tuan rumah etape kelima atau Etape pamungkas dilakukan dengan sistem “loop” atau mengelilingi Kota Ambon tujuh kali sepanjang 82.9 km dan finish di depan Gong Perdamian Dunia.

Tour de Moluccas diikuti 67 pebalap dari 13 negara dan terbagi dalam 14 tim. Pebalap asal Indonesia tercatat paling banyak mengikuti event berbasis olah raga wisata tersebut yakni 27 pebalap, sedangkan Australia dan Malaysia masing-masing delapan pebalap, Korea Selatan enam orang pebalap, Brunei Darussalam (empat), Spanyol (tiga), Jerman dan Jepang masing-masing dua pebalap serta Prancis, India, Italia dan Belanda menyertakan masing-masing satu pebalapnya.DMS

Sukseskan Tour de Mollvcas 2017, Polda Maluku Lakukan Simulasi Pengamanan

2400 Personil Polda Maluku Amankan Event Internasional Tour de Mollvcas 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *