Gabungan LSM Pertanyakan Sikap KONTRAS Dalam Kasus Romang

Ambon-Koalisi beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) diantaranya LSM Save Romang, LSM Kalesang Maluku, mempertanyakan Sikap KONTRAS yang diduga sengaja menutupi informasi menyangkut persoalan di pulau Romang.

Ketua Koalisi Save Romang, Collin Lepuy secara tegas mempertanyakan sikap diam KONTRAS yang sengaja tidak menyampikan hasil temuan jika terdapat kandungan mercury dalam tubuh manusia.

Selaku ketua LSM Save Romang dan gabungan LSM lain yang selama ini bersatu menyuarakan  Romang meminta agar KONTRAS dapat menyampaikan ke publik hasil temuan  temuan agar nantinya bersama-sama dengan seluruh komponen masyarakat di Romang bisa mengambil langkah selanjutnya.

Jika informasi yang telah didapatkan KONTRAS mengenai Romang sengaja ditutup-tutupi maka dirinya bersama dengan berbagai lembaga LSM lainnya mempertanyakan sikap KONTRAS, karena diduga mempunyai kepentingan tertentu dibalik kasus Romang.

Hal yang sama juga dipertanyakan oleh Ketua LSM Kalesang Lingkungan Provinsi Maluku Costansius Kolatfeka, menganai sikap KONTRAS yang diduga sengaja menutupi informasi mengenai data hasil pemeriksaan beberapa warga Romang yang diduga positif terinfeksi kandungan Mercury (Hg).

Sebelumnya rutinitas kegiatan explorasi pertambangan di pulau Romang sempat ditutup sementara pada bulan Februari 2017 oleh gubernur Maluku  Said Assagaff, namun seiring dengan perkembangan dan hasil kajian dari beberapa lembaga studi dan pakar, maka gubernur  kembali memberikan izin kepada PT Gemala Borneo Utama (GBU) untuk melanjutkan rutinitas operasi pertambangan emas di Pulau Romang, Kabupaten Maluku Barat daya (MBD).

Gubernur menegaskan, pencabutan SK penutupan sementara tersebut didasarkan hasil uji sampel sebanyak tiga kali yang dilakukan oleh tim Amdal Unpatti, KLH bersama inspektur tambang Kementerian ESDM pada laboratorium Institut Teknologi Bandung (ITB), bahwa tidak ditemukan pencemaran lingkungan aakibat logam berat seperti yang diisukan sebelumnya.DMS

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *