Gerindra: Jokowi yang Untung Jika Banyak Capres di 2019

Gerindra menyinggung pemerintah yang ngotot mempertahankan presidential threshold 20 persen. Semestinya, kata Gerindra, Presiden Joko Widodo mendukung angka presidential threshold diturunkan hingga angka nol persen jika Jokowi ingin menjadi capres 2019.

“Semakin banyak calon, yang diuntungkan siapa? Incumbent karena memiliki investasi suara. Makin banyak calon, siapa yang diuntungkan? Ya Pak Jokowi,” ujar Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria dalam acara diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017).

Riza menyontohkan parpolnya yang mendukung parpol kecil meski memiliki jumlah kursi terbanyak ke-3 di DPR. Ia menyampaikan pesan sang ketum Prabowo Subianto untuk selalu mengutamakan parpol kecil.

“Gerindra siap parliamentary 3,5 persen. Konversi kami siap sainta lague murni, (sistem Pemilu) terbuka kami siap. Gerindra ranking 3 sekarang 2 siap dukung parpol kecil karena Pak Prabowo bilang jangan meniadakan parpol kecil. Ini demokrasi, kami Gerindra bandulnya ke bawah ikut parpol kecil,” paparnya.

“Sekarang Gerindra lebih senang head to head dengan presiden. Tapi beliau (Prabowo) terbalik, biarlah parpol lain diberi kesempatan muncul,” sambung Riza.

Radio DMS Menyajikan: Berita AmbonBerita MalukuMedia di AmbonMedia di Maluku

Riza menjelaskan, semestinya Gerindra bisa saja seperti parpol 3 besar lainnya seperti PDIP dan Golkar soal presidential threshold. “Padahal Gerindra menguntungkan ikut PDIP, partai besar lah kayak Golkar. Kami beri peluang parpol baru untuk duduk,” urainya.

Oleh sebab itu, Riza menyayangkan sikap pemerintah yang ngotot presidential threshold 20 persen. Menurutnya, jika Jokowi ingin kembali maju ke Pilpres 2019, semestinya ia fokus mensejahterakan bangsa supaya masyarakat kembali mendukung Jokowi.

“Presiden mengatakan 20 persen bagus kalau bisa ditingkatkan. Nggak ada yang menyampaikan presiden ini penguatan presidensial. Kalau presiden mampu mensejahterakan rakyat, parpol lain pasti mendukung,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *