Gubernur Apresiasi Operasi Kapal Pembangkit Listrik

Ambon-Gubernur Maluku Said Assagaff mengapresiasi rencana pengoperasian kapal pembangkit listrik Marine Vessel Power Plant (MVPP) Karadeniz Zeynep Sultan dari Turki di pulau Ambon.

Gubernur mengakui pihaknya sudah dilaporkan General manager PT.PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Indriadi Setiawan, bahwa kapal tersebut berkapasitas 60 Mega Watt (MW).

Waai merupakan lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 2×15 MW yang dibangun sejak 2010 dan hingga sekarang belum rampung dari jadwal sebelumnya pada 2012. Sayangnya pekerjaan belum rampung ternyata kontraktor telah melarikan diri pada 2013. Karena itu, Gubernur memandang strategis pengoperasian kapal pembangkit listrik dioperasikan di Ambon karena kapasitasnys melampaui beban puncak pemanfaatan energi listrik yang mencapai lebih dari 40 MW.

Ia mengutip penjelasan General manager PT.PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Indriadi Setiawan bahwa kapal tersebut beroperasi di Ambon hingga PLTU Waai beroperasi. Begitu pun, pengembangan listrik tenaga panas bumi di desa Suli dan Tulehu, kecamatan salahutu, pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah diprogramkan berkapasitas 20 MW.

Di Maluku hingga saat ini masih 420 desa belum terjangkau pelayanan PT.PLN (Persero). Marine Vessel Power Plant ini merupakan kapal yang dibuat oleh perusahaan asal Turki, Karpowership pada 2014. Kapal bernama “Kardeniz Powership Zeynep Sultan” ini disewa oleh PLN selama lima tahun dalam rangka memenuhi kebutuhan pembangkit di wilayah kepulauan Indonesia. (Antara)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *